Lurah Opas Indah Disomasi, Juni: Kami Segera Beri Tanggapan dan Klarifikasi

Ahada
Lurah Opas Indah Disomasi, Juni: Kami Segera Beri Tanggapan dan Klarifikasi
Dony Yuano (kiri) dan Juni, Lurah Opas Indah (kanan)

PANGKAKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Doni Yuano, warga Jalan Depati Bahrin Pangkalpinang, melayangkan somasi kepada Juni, Lurah Opas Indah Kacamatan Tamansari Pangkalpinang.

Surat somasi ini diakui Dony telah disampaikan Selasa 9 Juni 2020. Dalam somasi tersebut, Dony memberi waktu kepada Lurah Opas Indah Juni tenggang waktu selama 3 hari untuk merespon somasi.

"Saya beri waktu tiga hari untuk Pak Juni menanggapi somasi. Jika tidak, saya bisa saja meneruskan hal ini keproses hukum," tukas Dony.

Dijelaskan Dony, ada tiga alasan dirinya melayang somasi terhadap Lurah Juni. Berikut alasan Dony tersebut:

1. Bahwa saya telah menemukan, melihat dan membaca sebuah berita online atas nama Poros Indonesia.co.id tertanggal 31 Mei 2020, yang mana isi dari berita tersebut tanpa konfirmasi kepada saya (cover both side, tidak mengonfirmasi pihak yang diberitakan). Yang mana isi dari berita tersebut diduga bersumber dari saudara Juni (Lurah Opas Indah).

2. Bahwa saudara Juni (Lurah Opas Indah) diduga telah memberikan hingga ditampilkannya foto saya pada berita di Poros Indonesia.co.id tanpa izin dari saya, yang mana foto tersebut tidak ada hubungan sama sekali dengan subyek berita (mengenai BST), karena foto tersebut diambil oleh saudara Juni sebagai dokumentasi saat penyerahan bantuan dari CSR PT Timah, bukan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang yang menggunakan APBD maupun APBN. Sangat jelas sekali ini melanggar privasi saya.

3. Apabila saudara Juni ingin menggunakan hak jawabnya pada media, kiranya sesuai dengan koridor yang berlaku menurut Undang-undang Pers dan kode etik jurnalistik yang berlaku di negara Republik Indonesia.

"Berdasarkan tiga alasan tersebut saya meminta Pak Juni agar mencabut foto saya seperti yang dimaksud diatas dan memberikan permohonan maaf atas kejadian tersebut melalui media Poros Indonesia.co.id dan media cetak atau online lokal di Pangkalpinang," ujar Dony.

Selain itu, Dony, minta Lurah Opas Indah Juni segera memberikan tanggapan dan penjelasan kepada dirinya dalam jangka waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja terhitung sejak tanggal surat somasi tersebut.

"Apabila sampai batas waktu tersebut saudara Juni tidak melakukan seperti yang dimaksud pada nomor 1 serta tidak memberikan tanggapan atau penjelasan yang dapat saya terima, maka saya akan segera menempuh upaya hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku baik secara pidana maupun perdata," tegas Dony.

Sementara itu, Lurah Opas Indah Juni saat dikonfirmasi babelreview.co.id, menyatakan dirinya sudah menerima surat somasi pada hari Selasa, 9 Juni 2020.

Sebagai pemimpin di tingkat kelurahan, Juni menyambur baik atas upaya pemyampaian aspirasi dari Dony Yuano yang dituangkan dalam bentuk somasi.

"Kami menyambut baik atas somasi yang disampaikan saudara Doni Yuano dan ini merupakan hal yang wajar sebagai warga untuk melakukan kontrol sosial terhadap kinerja aparatur kelurahan. Dan kami akan segera memberi tanggapan dan klarifikasi nya," ujar Juni. (BBR)