Lustrum III, UBB Gelar Webiner Nasional Dalam Peran Intelektual Melenial Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Babel

Irwan
Lustrum III, UBB Gelar Webiner Nasional Dalam Peran Intelektual Melenial Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Babel

MERAWANG, BABELREVIEW.CO.ID --  Rangkaian kegiatan Lustrum ke III atau Dies natalis ke 15 Universitas Bangka Belitung digelar selama satu pekan sejak tanggal 7 April 2021.

Salah satu rangkaian kegiatannya adalah seminar nasional yang diselenggarakan pada Rabu (8/4) dan dilakukan secara daring.
 
Mengambil tema “Peran Intelektual Muda dan Generasi Milenial dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kepulauan di masa Pandemi Covid-19”, seminar nasional ini menghadirkan narasumber yang kompeten membahas tema tersebut.

Adapun narasumber yang hadir pada acara tersebut, Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan, S.E., M.M. (Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung), Prof. Dr. Bustami Rahman, M.Sc (Ketua Dewan Pendidikan Bangka Belitung) dan Tantan Heroika (Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia – Bangka Belitung.
 
Selain menghadirkan narasumber yang kompeten, kegiatan seminar nasional ini juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. selaku keynote speaker seminar tersebut.

Dalam sambutannya, Menkraf mengutarakan tentang pentingnya kreatifitas dan inovasi kaum muda dalam membangkitkan sector pariwisara dan ekonomi kreatif di Indonesia.
 
“Pandemi Covid 19 memberikan dampak besar bagi masyarakat Indonesia, salah satunya bagi sector ekonomi kreatif. Terjadi penurunan signifikan pada sector tersebut, oleh karena itu diperlukan optimisme untuk bangkit dan menyesuaikan diri dengan kondisi serta menciptakan peluang-peluang baru. Terlebih saat ini kita akan masuk dalam era bonus demografi dimana jumlah kaum produktif meningkat tinggi, maka perlu mengoptimalkan daya kreatifitas dan inovasi guna membantu membangkitkan ekonomi kita,” pesannya.
 
Seminar nasional ini dibuka langsung oleh Rector Universitas Bangka Belitung, Dr, Ibrahim, M. Si. Dalam sambutanya, Dr. Ibrahim menjelaskan bahwa topik yang diangkat sangat relevan dengan kondisi kekinian yang ada pada saat ini dan kontekstual dalam hal perkembangan formulasi pendidikan tahun mendatang.
 
“Peran generasi muda kedepan sangat vital dalam hal ekonomi, politik dan social budaya dalam masayrakat, menngigat saat ini jumlah milenial menempati posisi 25% dan terus mengalami peningkatan hingga berapa decade kedepan. Terlebih, karakter generasi milenial yang intim dengan ranah digital kemudian memudahkan dalam beradaptasi dan survive di era disrupsi saat ini. Maka, penting sekali peran generasi millennial pada kondisi covid sekarang ini” ujarnya.
 
Kegiatan ini menghadirkan sebanyak 400 peserta yang berasal dari beragam kalangan, mulai akademisi, birokrat, pelajar dan mahasiswa serta para penggiat pariwisata dan organisasi pemuda.

Setelah penyampaian materi dari para narasumberr, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Antusiame peserta sangat tinggi mengikuti kegiatan seminar ini hingga akhir acara. (*)