Mahasiswa KKN Tematik UBB  Srimenanti Bikin Pupuk PGPR

Ahada
Mahasiswa KKN Tematik UBB  Srimenanti Bikin Pupuk PGPR
Mahasiswa KKN UBB  meakukan program kerja berupa pembuatan pupuk PGPR (Plant Growth Promoting Rhizhobacteria ).

BANGKA, BABELREVIEW CO.ID -- Mahasiswa KKN UBB  meakukan program kerja berupa pembuatan pupuk PGPR (Plant Growth Promoting Rhizhobacteria ).

Pupuk PGPR adalah bakteri pemacu pertumbuhan tanaman. Bakteri yang terdapat dalam PGPR adalah bakteri yang biasa hidup di akar tanaman.

Bakteri PGPR mampu mengikat nitrogen bebas dari alam atau biasa disebut nitrogen bebas diubah menjadi amonia kemudian disalurkan ke tanaman.

Bakteri ini juga mampu menyediakan beragam mineral yang diperlukan tanaman seperti posfor, besi, atau belerang Pupuk ini memacu meningkatnya hormon tanaman.

Pada tahapan tersebut penumbukan akar bambu agar bakteri dengan mudah dihasilkan.

Pembersihan akar bambu menggunakan air kaporit supaya akar tersebut tidak terkontaminasi oleh logam lainnya.

Dalam pembuatan pupuk PGPR ini yang pertama mahasiswa KKN mencari akar bambu di kebun terdekat.

Kemudian dibersihkan menggunakan air non kaporit. Setelah itu di tempa menggunakan palu dan masukkan kedalam toples yang telah berisi air panas 100 mL.

Kemudian didiamkan selama 3 hari. Panaskan air 10 L hingga mendidih, kemudian masukkan 2 sendok makan terasi, 2 sendok makan kapur sirih, 1 kg dedak (pakan ayam), 2,5 ons gula jawa secara bersamaan. Kemudian saring dan ambil airnya.

Kemudian air 10 L yang telah dicampur bahan dengan air akar bambu. Didiamkan selama 10 hari. Setelah dihasilkan pupuk kemudian akan dibagikan dalam beberapa botol.

Pupuk yang dihasilkan akan diserahkan kepada pihak kelurahan untuk dibagikan kemasyarakat yang ada di Kelurahan Srimenanti.

Mahasiswa UBB juga membuat video tutorial pembuatan pupuk PGPR yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat  dan mendorong masyarakat untuk memproduksi pupuk sendiri.

Kepala Lurah Srimenanti, Sudirman berharap dengan pembuatan pupuk ini dapat membangun UMKM yang ada dikelurahan Srimenanti untuk memproduksi pupuk PGPR.

Apalagi di Kelurahan Srimenanti terdapat kebun PKK dan dapur umum ketahanan pangan yang terdapat beberapa tanaman herbal dan tanaman lainnya.

Sehingga pembuatan pupuk PGPR ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami sangat trimakasih dengan adanya pembuatan pupuk PGPR ini dan sangat mengapresiasi dengan adanya video tutorialnya sehingga dapat memberikan edukasi serta dorongan pada masyarakat untuk menciptakan pupuk sendiri," pungkasnya.(*/BBR)
Sumber: Mahasiswa KKN UBB