Mahasiswa KKN UBB Desa Rias Jalankan Program Berkemas

diko subadya
Mahasiswa KKN UBB Desa Rias Jalankan Program Berkemas
Mahasiswa KKN UBB Desa Rias membuat alat pencuci tangan (Foto Ist)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID --- Dalam dunia perkampusan, mahasiswa memiliki peran sebagai agent of change yakni agen perubahan bagi masyarakat sekitar. Banyak ranah yang bisa dicapai untuk menjadi mahasiswa yang membawa perubahan seperti berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik, penelitian dan juga melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN).

KKN merupakan salah program dari Universitas yang memang langsung menempatkan mahasiswa untuk berinteraksi dan berkontribusi secara langsung ke masyarakat.

Nah KKN ini lah yang saat ini tengah dilakukan sejumlah Mahasiswa tingkat atas Universitas Bangka Belitung (UBB) dimana mereka ditempatkan disejumlah daerah dengan berbagai program kegiatan yang ditawarkan salah satunya Desa Rias, Toboali, Bangka Selatan. 

Beberapa program kegiatan yang inventif sedang dilakukan Mahasiswa/mahasiswi KKN Desa Rias yang program kerja tersebut berangkat dari hasil diskusi dengan masyarakat, kemudian menjadi buah pikir bagi mahasiswa untuk mengembangkan Desa Rias.

Didalam Talkshow with Radio Junjung Besaoh, kemarin Sejumlah Mahasiswa KKN yang menjadi Perwakilan menyampaikan beberapa program yang hendak di lakukan selama masa KKN ini dengan Tema utama program "BERKEMAS" ( Bergerak Kembangkan Desa Rias).

" berhubung ini talkshow pertama yang di adakan bersama dengan mahasiswa KKN Desa Rias oleh karena itu pembahasan yang dibicarakan seputaran persiapan sampai dengan berbagai program kegiatan yang dilaksanakan hari ini," kata Lutfhie Rizky Utami.

Ia juga menambahkan bahwa program kerja yang akan dilakukan disesuaikan dengan kondisi dilapangan, salah satunya berkaitan dengan permasalahan desa yang perlu dicarikan solusinya.

" Dalam hal ini kami sebagai seorang mahasiswa KKN datang untuk mengabdi dan belajar banyak dengan masyarakat desa bukan untuk menggurui, Jadi makna yang didapatkan dari KKN Desa Rias dapat melekat dan berkesan di masyarakat desa," tambahnya.

Sementara itu, mahasiswa KKN lainnya Nada Utamiq HL Anshar BST berharap kegiatan KKN serta program yang mereka lakukan dapat menjadi Inspirasi bagi banyak orang.

" kami berharap dapat menjadi orang-orang yang bisa menginspirasi orang lain. Sebagus apapun program kerjanya, jika tidak ada tindakan samasaja nol. Oleh sebab itu, tindakan itu sangat dibutuhkan dari seorang mahasiswa/mahasiswi," ungkapnya.

Dijelaskannya juga salah satu program yang akan mereka lakukan selama KKN adalah Ngelakar Door to Door. program ini sebuah kegiatan sederhana yang bertujuan untuk menguatkan silaturahmi antara mahasiswa/mahasiswi dengan masyarakat desa.

 Mendengarkan, mengamati, sehingga memperoleh kebiasaan sehari-hari yang menjadi acuan sehingga mendorong mahasiswa untuk memberikan solusi.

" alhamdulilah kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik, Sebagian masyarakat dengan senang hati mengantarkan bahkan mengajak untuk ikut serta dalam kegiatan mereka salah satunya pembuatan tempat cuci tangan yang saat ini tengah dalam proses pembuatan. Sementara yang dilakukan sejauh ini oleh mahasiwa/mahasiswi KKN Desa Rias bagaimana membuat tempat cuci tangan secara kreatif agar meminimalisir untuk penggunaan alat yang praktis dan barang jadi," ungkapnya.

Selain itu, Nada mengungkapkan Kelompok KKN nya juga tengah membuat official DesaRias.info account, sebagai wadah yang di rancang para mahasiswa untuk mengangkat berbagai info yang berkaitan dengan desa rias, karena selama ini masih banyak hal yang belum di ketahui oleh masyarakat luas bahwa Desa Rias ini memiliki berbagai macam potensi yang dapat dikembangkan dan penerapan sistem berkelanjutan. 

" Dalam hal ini, para mahasiswa berkolaborasi dengan beberapa organisasi pemuda yang ada di desa rias. Dengan official DesaRias.info account yang nantinya menjadi sebuah wadah dan output yang dihasilkan dari Mahasiwa/Mahasiwi KKN Desa Rias," harapnya.


Sumber Rilis Mahasiswa KKN Desa Rias

Penulis: Alvina Faula dan Nada Utami