Mahasiswa KKN UBB Selindung Lama Bantu KSM Kawa Begawe Kelola Sampah Dengan Sistem 3R

diko subadya
Mahasiswa KKN UBB Selindung Lama Bantu KSM Kawa Begawe Kelola Sampah Dengan Sistem 3R
Mahasiswa KKN XV UBB Selindung Bersama KSM Kawa Begawe Mengelola Sampah Rumah Tangga (Foto Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bangka Belitung (UBB) Selindung Lama bersama dengan KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Kawa Begawe berinisiatif untuk mengelola sampah rumah tangga.

Sampah-sampah yang dikelola ini sebelumnya sudah dikumpulkan terlebih dahulu, lalu dipilah menjadi klasifikasi tertentu seperti sampah organik dan sampah non-organik yang kemudian sampah rumah tangga ini ditangani berdasarkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Sekretaris KSM Kawa Begawe, Fitri menjelaskan untuk jenis sampah rumah tangga berupa plastik akan dikumpulkan menjadi satu tempat dan dijual kembali. Sedangkan sampah organik berupa sisa sayuran dan kotoran hewan didaur ulang menjadi kompos dan pelet ternak.

Ia mengungkapkan, dengan pengelolaan sampah rumah tangga ini, dapat mendukung keseimbangan ekosistem dan pengelolaan sampah yang terorganisir.

KSM Kawa Begawe ini, diungkapkan Fitri, telah berdiri sejak tahun 2016 lalu dan telah menjadi salah satu tempat pengelolaan sampah terpadu 3R di Kota Pangkalpinang, dengan dukungan dari berbagai pihak, seperti pihak Kelurahan Selindung Lama dan bantuan dari program CSR (Corporate Social Responsibility) PLN telah menjadikan KSM ini terus berkembang menjadi lebih baik lagi.

" Pembentukan KSM ini adalah inisiasi dari ibu-ibu PKK dan juga masyarakat Selindung lama, yang melihat banyaknya sampah di wilayah selindung lama, oleh karena itu mereka kepikiran untuk mengolah sampah sehingga menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual," katanya, Sabtu (25/7).

" Selain itu tujuan di bentuknya KSM ini juga sebagai implementasi warga selindung lama dalam menjaga kebersihan dan juga keasrian lingkungan, sekaligus mencegah penumpukan sampah yang bisa saja menyebabkan bencana alam," sambungnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KKN Selindung Lama, Fajar Jati Yuwono mengatakan KSM Kawa Begawe ini bergerak dari hati mereka sendiri, artinya organisasi ini merupakan sebuah organisasi sosial yang tidak ada keterikatan dengan siapapun (independen).

" Alhamdulillah keberadaan kelompok ini dapat respon baik dari masyarakat sekitar terutama dari ibu-ibu," ujarnya.

Namun sayangnya, Fajar menilai masih kurangnya support dari pemerintah, terutama dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan terkait bantuan akomodasi. Sejauh ini pemerintah hanya sekedar melakukan bantuan di awal saja, setelah itu di lepas tanpa ada bimbingan yang berlanjut.

" Harapannya buat pemerintah terutama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan ayo mari sama sama bantu support KSM Kawa Begawe ini supaya mampu mengembangkan Bank Sampahnya agar lebih baik lagi," harapnya.(*/BBR)

Sumber Rilis Mahasiswa KKN UBB Selindung Lama