Mahasiswa KKN UBB Usulkan Program Unggulan Bertanam secara Hidroponik dan Beternak Ayam dalam Rangka Transisi Ekonomi Masyarakat di Era New Normal

kasmirudin
Mahasiswa KKN UBB Usulkan Program Unggulan Bertanam secara Hidroponik dan Beternak Ayam dalam Rangka Transisi Ekonomi Masyarakat di Era New Normal
Tim KKN Universitas Bangka Belitug (UBB) Desa Bencah mengunjungi Kantor Desa Bencah, Jumat (17/7/2020). (Foto: Istimewa)

AIRGEGAS, BABELREVIEW.CO.ID -- Tim KKN Universitas Bangka Belitug (UBB) Desa Bencah mengunjungi Kantor Desa Bencah, untuk menyampaikan usulan program unggulan berupa bertanam secara hidroponik dan beternak ayam. Tim KKN UBB sebelumnya sudah berkoordinasi mengenai tujuan dan sasaran kegiatan yang akan dilakukan selama mengabdi di Desa Bencah. Namun hari Jumat (17/7/2020) kemarin pemaparan program lebih rinci dan dilengkapi dengan konsep yang sudah disiapkan tim KKN untuk diusulkan kepada kepala desa beserta BPD, dan seluruh perangkat desa.

Salah satu anggota Tim KKN UBB, Sumiyanti mengatakan, Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk perwujudan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian. Bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui program KKN yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa maupun bagi instansi, pemerintah desa dan masyarakat.

“Akan tetapi, bentuk pengabdian mahasiswa KKN UBB tahun ini sedikit berbeda, karena dibatasi dengan kondisi pandemik Covid-19 saat ini. Tahun 2020 menjadi tahun dimana ada pembatasan bagi setiap orang untuk beraktivitas secara normal, tetapi kondisi itu tidak akan mematahkan semangat mahasiswa KKN untuk mewujudkan desa tempat kami mengabdi menjadi desa yang lebih produktif dan berpotensi secara lokal maupun nasional,” ujarnya.

Desa Bencah merupakan desa yang termasuk dalam Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, yang sudah memiliki potensi masyarakat yang cukup maju. Desa ini sangat potensial di bidang ekonomi, kesehatan, adat istiadat dan bahkan memiliki potensi untuk tujuan wisata jika mampu dikembangkan dengan lebih baik lagi.

Menurut dia, Mahasiswa Tim KKN UBB mengajak masyarakat desa untuk memahami tentang permasalahan ekonomi saat ini dan memberikan edukasi tentang program unggulan yang diusulkan, yakni bertanam secara hidroponik yang potensi keberhasilan panennya lebih baik dibandingkan metode yang biasanya.

“Selain itu kami juga mengusulkan program bagaimana cara beternak ayam yang baik dan metode yang harus digunakan dalam menghasilkan bibit dan telur yang siap untuk diproduksi. Jika masyarakat mampu mengubah mindset mereka tentang pentingnya kegiatan ini, maka akan sangat memudahkan kami dalam mengajak mereka beralih profesi yang lebih potensial atau bahkan bisa menjadi wirausaha yang handal dan sukses ke depannya. Melalui program unggulan ini, kami selaku mahasiswa KKN Desa Bencah akan berupaya memberikan edukasi yang tepat sasaran dan mudah untuk dipahami masyarakan sesuai dengan tema KKN kami yaitu “Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kesadaran Sosial dan Ekonomi Melalui Gerakan Peduli Lingkungan dan Kesehatan pada Masa Pandemi Covid 19,” papar Sumiyanti.

Tentunya di era new normal tambah Sumiyanti, masyarakat harus mampu bersaing dan lebih produktif lagi untuk itu tim KKN UBB mengusulkan program yang arah tujuannya adalah mengajak masyarakat lebih produktif lagi dari sebelumnya khususnya di bidang ekonomi.

“Kami juga sangat berterima kasih kepada kepala desa dan perangkat desa lainnya, karena sudah menerima tim KKN kami dengan sangat baik, ramah dan sangat mendukung program yang kami usulkan. Bahkan kepala desa juga siap untuk membantu secara langsung kegiatan kami. Harapannya dengan program unggulan Tim KKN UBB, semoga masyarakat termotivasi untuk memanfaatkan peluang yang ada. Sehingga perbaikan ekonomi semakin mudah dilakukan dan masyarakat pun bisa lebih sejahtera dari sektor pendapatan serta bisa membantu pemerintah menyiapkan dan membangun pertumbuhan ekonomi di era new normal,” imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Bencah, Heri Purnomo menjelaskan kepada mahasiswa Tim KKN, bahwa potensi wisata hutan pelawan yang dimiliki Desa Bencah akan memiliki peluang yang besar sebagai tempat wisata lokal.

“Namun pembangunan di bidang ini masih terhambat dengan kondisi pandemi Covid-19. Sementara di bidang ekonomi, rata-rata pekerjaan masyarakat desa adalah petani lada dan penyadap karet. Masih sangat sedikit masyarakat yang memiliki profesi sebagai entrepreneur, padahal potensi itu bisa dilakukan oleh masyarakat desa,” kata Heri.

Polemik kebijakan ekonomi akibat kondisi Covid 19 memberikan dampak yang sangat besar bagi pendapatan masyarakat desa, khususnya untuk petani lada dan penyadap karet. Penurunan harga komoditi lada dan karet semakin anjlok di pasaran lokal, sehingga pendapatan masyarakat semakin turun. Sedangkan harga kebutuhan pokok tidak ada penurunan, bahkan mengalami kenaikan akibat stok yang terbatas dan banyaknya oknum yang melakukan stok sendiri akibat dampak panic buying.

“Di tengah permasalahan ekonomi seperti saat ini, maka solusi yang tepat adalah bagaimana kita tetap produktif di tengah keterbatasan yang ada. Sehingga masyarakat siap untuk menghadapi era new normal,” tukasnya. (BBR)


Penulis : Sumiyanti (Mahasiswa UBB)

Editor   : Kasmir

Sumber : UBB