Mahasiswa UBB Ukir Prestasi Nasional Bertubi-tubi

Diko Subad
Mahasiswa UBB Ukir Prestasi Nasional Bertubi-tubi
foto: humas UBB

Nizwan Zuhkri: Ini Menjadi Penanda “Pandemi Tidak Bisa Mematikan Gairah Kompetisi Mahasiswa”

MERAWANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Selama periode bulan Mei hingga awal Juli ini, mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) bertubi-tubi raih prestasi di ajang bergengsi, baik di tingkat wilayah maupun tingkat nasional.

mulai dari lolosnya 29 proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), yang terdiri dari PKM-Riset Eksakta (24 proposal), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (3 proposal), PKM-Riset Sosial Humaniora (1 proposal) dan PKM-Gagasan Futuristik Konstruktif (1 proposal).

Lalu, lolosnya tim debat NUDC (National University Debating Championship) di tingkat wilayah, sehingga nama UBB akan disebut sebagai salah satu kampus yang ikut serta di ajang NUDC tingkat nasional, di bulan agustus mendatang. Mahasiswa atas nama Mia Rahmadani (Debater 1), Nurul Alifia Zattyra (Debater 2) dan Huzairon (N1 Adjudicator) ini berhasil mengungguli para debaters dari puluhan kampus di wilayah Sumatera.

Berikutnya, di tanggal 28 Juni, UBB kembali mendapat kabar baik, karena salah satu mahasiswi dari prodi Kimia, Sindi Atika Puteri berhasil menjadi Runner Up 1 Puteri Muslimah Nusantara tahun 2021, yang digelar di Samarinda, Kalimantan Timur.

Tak berhenti di situ, selang dua hari dari kabar Sindi Atika Puteri tersebut, kampus peradaban mendapat info dari Dikti mengenai hasil seleksi PKM-AI (Artikel Ilmiah) dan PKM-GT (Gagasan Tertulis). Bahwa 4 tim mahasiswa UBB lolos seleksi di PKM dua bidang tersebut. 3 Tim PKM-AI, yang akan mendapati reward dana insentif dan publikasi ilmiah. Sementara 1 Tim PKM-GT, selain diberi insentif, juga akan melaju ke PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) di akhir tahun ini.

Menanggapi rentetan prestasi bergengsi yang diraih oleh Mahasiswa UBB tersebut, Nizwan Zukhri (Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan) mengatakan bahwa, prestasi tersebut menandakan kalau pademi covid-19 tidak bisa mematikan gairah mahasiswa untuk berkompetisi.

“Pandemi Covid-19 telah mencinderai banyak hal dari dimensi praktis kehidupan kita. Mungkin salah satunya membuat gairah menutut ilmu para pelajar di banyak tempat menjadi terdegredasi. Namun demikian, dengan bukti mahasiswa kita bisa meraih banyak prestasi bergengsi beberapa bulan ini, maka saya bisa katakan, pandemi covid-19 tidak bisa mematikan gairah kompetisi mahasiswa UBB” ungkap Nizwan Zukhri saat diwawancari humas UBB.

Hesty (Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama UBB) menambahi, bahwa selain rentetan prestasi yang sudah disampaikan di atas, di awal bulan Juli ini (Senin, 05/07), mahasiswa UBB kembali meraih prestasi di dua program yang digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Di bidang Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat wilayah, tim dari UBB berhasil lolos seleksi sehingga di bulan agustus ini mereka akan berlaga di tingkat nasional.Sementara prestasi lain adalah terpilihnya 3 proposal Organisasi Mahasiswa sebagai penerima dana hibah dari Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D)”, ujar Hesty.

Adapun anggota dari tim KDMI UBB yang lolos ke Tingkat Nasional tersebut adalah atas nama Yusi Luky (Debater 1), Andri Yanto (Debater 2) dan Muntaz Soraya (N1 Adjudicator). Sementara 3 proposal yang terpilih sebagai penerima hibah dari PHP2D Kemendikbudristek adalah proposal yang dirumuskan oleh Himpunan Mahasiswa Kimia (dengan judul; Pemberdayaan UMKM melalui Optimalisasi Kualitas Produk Desa dan Pemasaran Produk Berbasis Digital Marketing Campaign di Desa Kimak), UKM Komunitas Mahasiswa Pecinta Alam-Sosial (dengan judul; Pemberdayaan Masyarakat Adat Mapur Guna Mengembangkan Desa Ekowisata Berbasis Budaya Desa Gunung Muda Kabupaten Bangka), dan UKM Kewirausahaan (dengan judul; Pemberdayaan Masyarakat Desa Air Ruai Melalui Pengembangan UMKM dengan Peningkatan Kualitas Kemasan, Strategi Digitalisasi Pemasaran, Perizinan Usaha serta Sertifikasi Halal). (*/BBR)

Sumber: rilis humas UBB