Mahasiswi Tanya Perjalanan RPJPD Babel, Dewan Jawab Tetap Kontrol

kasmirudin
Mahasiswi Tanya Perjalanan RPJPD Babel, Dewan Jawab Tetap Kontrol
Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung saat menerima mahasiswa FISIP UBB, Rabu (28/11/2018). (ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW  – Pengamat Politik Bangka Belitung yang juga Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bangka Belitung (UBB), Anugrah Bangsawan mengajak belasan mahasiswa-mahasiswi FISIP UBB bertandang ke Gedung DPRD Babel, Rabu (28/11/2018).

Belasan mahasiswa ini ditemui langsung Wakil Ketua DPRD Babel Hendra Apolo, yang selanjutnya dilakukan pertemuan di Ruang Rapat Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bangka Belitung.

Dosen Pembimbing Anugrah Bangsawan menjelaskan, bahwa pertemuan mahasiswa FISIP UBB Bersama anggota DPRD Babel ini untuk menggali lebih dalam bagaimana peran DPRD terkait pengelolaan APBD di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam pertemuan tersebut Hendra Apolo menjelaskan bahwa penyusunan APBD Provinsi Babel dimulai dengan  menghimpun aspirasi masyarakat yang selanjutnya dirapatkan di Musrenbang.

“Lalu diatur dalam pembahasan anggaran di tiap komisi dan juga dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” ujar Hendra.

Berbagai hal ditanyakan mahasiswa kepada Wakil Ketua DPRD Babel Hendra Apolo. Pertemuan tersebut terlihat santai namun mahasiswa yang hadir sangat antusias mengikuti penjelasan dari Hendra Apolo. Salah satu mahasiswa, Nurzami menanyakan persoalan terkait rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Bangka Belitung.

“Untuk RPJPD sendiri bagaimana progres dan evaluasinya, Pak? Apakah masih terkontrol?,” tanya Nurzaini.

Pertanyaan lainnya juga disampaiakan oleh mahasiswi Dini Aulia. Dalam kesempatan tanya jawab itu, Dini menanyakan sejauh mana keterbukaan DPRD dalam menyusun APBD.

Menjawab pertanyaan dari para mahasiswa ini, Hendra menjelaskan bahwa RPJMD dan RPJPD disusun berdasarkan visi-misi Gubernur Babel. Sedangkan DPRD Babel sebagai lembaga legislatif tetap berjalan berdasarkan fungsi kinerja, salah satunya mengawasi jalannya RPJMD dan RPJPD agar tetap berjalan sesuai dengan konteks visi dan misi.

“Berkas RPJMD dan RPJPD ini masuk ke Kemendagri, namun kami tetap kontrol agar tidak keluar dengan konteks visi dan misi Gubernur. Meskipun ada kepentingan aneh-aneh di tiap masa pemerintahan. Ini untuk kesejahteraan masyarakat Babel," tukas Hendra. (BBR)

 


Penulis : Kusuma
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview