Masih Bebas Bersyarat, Residivis Ini Kembali Aniaya Anak di Bawah Umur Hingga Luka Parah

kasmirudin
Masih Bebas Bersyarat, Residivis Ini Kembali Aniaya Anak di Bawah Umur Hingga Luka Parah
Pelaku penganiayaan terhadap anak di bawah umur, Bedor saat diamankan di Polsek Payung. (Foto: Istimewa)

PULAUBESAR, BABELREVIEW.CO.ID -- Betapa terkejutnya Sudirman (40), warga Kecamatan Pulau Besar saat melihat F (7) mengalami luka dari ujung kaki hingga kepala. Kuku kaki F juga hampir lepas akibat dianiaya oleh residivis berinisial AU alias Bedor.

Adapun penganiayaan tersebut dilakukan di rumah orangtua pelaku. Saat itu pelaku edang berada di kamar bersama korban diketahui oleh Sudirman pada Rabu (8/4/2020) lalu.

Pintu kamar yang diketuk oleh Sudirman langsung dibuka oleh korban, yang langsung menunjukkan bekas aniaya di tangannya.

Mengetahui korban kesakitan, Sudirman langsung membawa korban ke rumahnya. Sudirman juga melaporkan pelaku ke Polsek Payung.

"Setelah kami menerima laporan, memeriksa saksi-saksi, melakukan pendampingan visum, dan melidik keberadaan pelaku. Kami berhasil menangkap pelaku yang sedang ada di Pangkalpinang," ungkap Kasatreskrim Polres Basel, AKP Albert Daniel Tampubolon seizin Kapolres Basel, Senin (20/04/2020).

Diakuinya, pelaku sempat berada di rumah keluarganya dan pindah lagi ke kos temannya yang ada di Pangkalpinang. Namun saat didatangi anggota, pelaku sudah tidak ada di tempat.

Barulah, sambungnya saat mendapat informasi pelaku sembunyi di perkuburan China pangkalpinang, anggota kepolisian menangkap pelaku. Pelaku mengakui kesalahannya.

Dikatakannya, pelaku yang ditangkap masih berstatus pembebasan bersyarat.

"Pelaku dikenakan pasal 80 Ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur, " pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Andre

Editor    : Kasmir

Sumber : Babel Review