Masih Masuk Zona Merah, Kabupaten Bangka Tunda Proses Belajar Mengajar di Sekolah

Ibnuwasisto
Masih Masuk Zona Merah, Kabupaten Bangka Tunda Proses Belajar Mengajar di Sekolah
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH. (Foto.Ist)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Masih adanya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di dua kecamatan, Pemerintah Kabupaten Bangka memutuskan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah untuk saat ini belum bisa dilaksanakan. Dan ini berlaku untuk tingkat Paud, TK, SD, SMP dan SMA.

Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan koordinasi dengan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan (GTPP) Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka, Bupati Bangka. Hal tersebut disampaikan oleh Jubir Tim GTPP Covid-19 Pemkab Bangka, Boy Yandra SKM MPH. Ia menegaskan untuk proses belajar mengajar dapat dilakukan secara daring online. Sementara itu Pondok Pesantren, akan mengikuti sesuai peraturan dari pemerintah daerah.

"Penundaan proses belajar secara langsung di sekolah ini salah satunya direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Kabupaten Bangka dan hal itu sesuai dengan surat keputusan dari pusat bahwa daerah yang masih zona merah tidak diperbolehkan melakukan proses belajar mengajar di sekolah," terangnya, Minggu (12/7/2020).

Rapid Test gratis yang dilakukan oleh Tim BPBD Kabupaten Bangka hari sebanyak 705 orang, yang di dominasi oleh pelajar dan mahasiswa. Kemudian ASN, Pedagang, TNI dan Polri.

"Mari masyarakat Kabupaten Bangka ikuti aturan protokol kesehatan Covid-19. Selalu gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, konsumsi makanan yang bergizi dan bervitamin," pungkasnya. (BBR)


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review