Masyarakat Pulau Besar Minta BST segera Dicairkan

kasmirudin
Masyarakat Pulau Besar Minta BST segera Dicairkan
Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan daerah pemilihan empat, Payung, Simpang Rimba dan Pulau Besar melaksanakan agenda reses musim sidang kedua tahun 2020 di Gedung Serba Guna Kecamatan Pulau Besar, Selasa (9/6/2020). (Foto: Andre)

PULAU BESAR, BABELREVIEW.CO.ID -- Masyarakat Pulau Besar meminta bantuan sosial tunai (BST) segera dicairkan, karena menimbulkan kegaduhan di daerah itu.

Permintaan itu terungkap saat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan (Basel)  daerah pemilihan empat, Payung, Simpang Rimba dan Pulau Besar  melaksanakan agenda reses musim sidang kedua tahun 2020 di Gedung Serba Guna Kecamatan Pulau Besar, Selasa (9/6/2020).

Adapun dalam acara reses tersebut dihadiri oleh seluruh kepala desa se- Kecamatan Pulau Besar, BPD se- Kecamatan Pulau Besar, Kapolsek, camat dan sejumlah perwakilan kepala dinas di lingkup Kabupaten Bangka Selatan.

Dalam reses tersebut dihadiri seluruh anggota DPRD Basel Dapil empat yakni Dian Sersanawati SH, Samsir ST, MM, Herwandi, Hendri, Yogi Maulana, Umardhani, dan Muslim S.Ip.

Pada kesempatan reses tersebut, perwakilan masyarakat juga mempertanyakan dan mengusulkan beberapa hal di antaranya di desa timbul konflik akibat belum cairnya bantuan sosial tunai (BST) dari kabupaten. Sehingga warga yang menerima dari BST kabupaten tetapi belum menerima dan akhirnya ribut.

Selain itu juga perwakilan masyarakat meminta agar BST kabupaten ini segera cair, karena dari dulu masalah data tidak valid.

Samsir ST, MM mengatakan, sebagian masyarakat ada yang mengusulkan pengajuan pendirian menara Telekomunikasi. Karena kesulitan koordinasi dan komunikasi ke kabupaten, karena sinyal lemah.

"Sementara dari pihak kepala sekolah mengusulkan peningkatan jalan dari SMPN2 ke kantor desa sepanjang 900 meter di daerah Desa Sumber Jaya Permai," kata Samsir.

Lebih lanjut ia mengatakan, pengusulan lampu penerangan jalan tiga titik di Desa Sumber Jaya Permai.

"Pengusulan peningkatan standar puskesmas Pulau Besar sesuai standar, karena dengan kondisi sekarang tidak bisa untuk menjalankan standar yang ada. Karena keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, " katanya.

Menurutnya, hasil reses ini akan dimasukan ke pokok - pokok pikiran DPRD. Untuk tahun anggaran 2021 akan dibahas dan dimasukan ke RKPD tahun 2021 sesuai skala prioritas tahun 2021.

Seusai acara reses, kegiaan dilanjutkan dengan makan bersama masyarakat di Kantor Camat Pulau Besar, kemudian dilanjutkan dengan silahturahmi ke rumah anggota DPRD Provinsi Dapil Bangka Selatan, Toni Mukti SH yang sedang sakit di Desa Batu Betumpang. (BBR)


Penulis : Andre

Editor   : Kasmir