Melalui Video Conference, Pemerintah Pusat Bahas Tata Cara Refocusing dan Realokasi APBD 2020

diko subadya
Melalui Video Conference, Pemerintah Pusat Bahas Tata Cara Refocusing dan Realokasi APBD 2020
Pemerintah pusat menggelar video conference rapat koordinasi bersama sekjen, irjen, Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda), Dirjen Bina Administrasi Wilayah (Adwil) Kemendagri, terkait tata cara refocusing dan realokasi APBD tahun 2020, Senin (20/4/20). (Foto Diskominfo Babel)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - Pemerintah pusat menggelar video conference rapat koordinasi bersama sekjen, irjen, Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda), Dirjen Bina Administrasi Wilayah (Adwil) Kemendagri, terkait tata cara refocusing dan realokasi APBD tahun 2020, Senin (20/4/20).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat refocusing dan realokasi APBD tahun 2020, supaya di dalam penanganan Covid -19 di masing daerah dapat berlangsung dengan cepat dan lancar, sehingga wabah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di tanah air segera berakhir.

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, M. Ardian Noervianto mengatakan realisasi dan refocusing APBD dari 528 pemda untuk penanganan Covid -19 sebesar 56,57 triliun rupiah. 

Dijelaskan dana tersebut dialokasikan untuk penangan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penanganan jaringan pengamanan sosial. 

Dalam rakor kali ini menitikberatkan pada teknis realokasi dan refocusing di dalam penanganan Covid-19, dengan harapan seluruh pemda dapat menyelesaikan permasalahan sesuai yang diinginkan. 

Kepala Badan Keuangan Daerah Prov. Kep. Bangka Belitung, Ferry Afriyanto mengatakan, rapat ini kelanjutan dari rapat sebelumnya, terkait refocusing guna percepatan, sehingga hari ini secara teknis dibahas hal tersebut, sehingga seluruh pemprov, pemkab, dan pemkot dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik. 

"Prinsipnya refocusing ini terus berkembang, sesuai kondisi masing - masing daerah, tapi untuk kita di Babel tahap pertama sudah kita sampaikan laporan ke kementerian dalam negeri, terkait refocusing penangan kesehatan, hari baru kita selesaikan di DPRD terkait refocusing jaringan pengamanan sosial, selanjutnya laporan refocusing penanganan dampak ekonomi akibat Covid -19 di Babel,” ungkapnya. 

Kepala Bakuda Ferry Afriyanto menjelaskan, tahap pertama Babel telah mengucurkan dana sebesar 32,8 miliar rupiah untuk penanganan kesehatan, sedangkan refocusing untuk jaring penangan sosial totalnya sebesar 40 miliar rupiah, selanjutnya melakanakan program yang sudah terjadwal, seperti padat karya dan sejenisnya. 

Untuk di Babel, refocusing dan realokasi APBD 2020 dalam penanganan Covid -19 dapat dilaksanakan sesuai yang di tetapkan pemerintah pusat, dan rapat teknis kali ini sangat membantu pemprov dalam menjalankan tugas penanganan Covid -19 .

Vidcon ini diikuti oleh seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) seluruh Indonesia di setiap provinsi dan kabupaten serta kota. (BBR)


Sumber : Rilis Diskominfo Babel