Melaut dari Muara Baru Jakarta, Dua ABK Ditemukan Hanyut di Perairan Tanjung Berikat

Irwan
Melaut dari Muara Baru Jakarta, Dua ABK Ditemukan Hanyut di Perairan Tanjung Berikat

LUBUK BESAR, BABELREVIEW.CO.ID – Warga Dusun Tanjung Berikat, Desa Batu Beriga, Lubuk Besar, Bangka Tengah mendadak heboh dengan penemuan dua laki-laki yang hanyut di laut, Jumat (16/10/2020) sekira pukul 08.30 WIB.

Kapolsek Lubuk Besar IPDA Muhamad Boy Akbar membenarkan kejadian adanya orang hanyut terbawa ombak di perairan Tanjung Berikat, setelah ditemukan oleh dua warga setempat yakni Ardiansyah (35) dan Azhar (31).

“Setelah ditelusuri ternyata dua orang hanyut tersebut merupakan anak buah kapal (ABK) dengan inisial RL (25) warga Jakarta Utara dan YH (35) warga Banjarmasin yang diduga terpeleset tercebur ke dalam laut saat sedang menangkap ikan di seputaran laut Beriga," terang Boy Akbar.

Kapolsek menyampaikan hasil informasi dari ABK lainnya menjelaskan, pada hari Sabtu 5 September 2020, Kapal Motor MBF 19 berangkat dari Pelabuhan Muara Baru untuk menangkap ikan dengan target waktu tangkap ikan selama tiga bulan.

Pada 15 Oktober 2020 sekira pukul 18.00 WIB, korban RL sedang memancing ikan, saat bersamaan ada salah satu ABK menggulung jangkar saat ombak kencang. Akibatnya RL langsung terjatuh dari kapal.

“Korban RL terjatuh saat itu sudah mengenakan baju pelampung berwarna orange merk KM MBF 19 namun tidak bisa berenang. Akhirnya YH langsung melompat dari kapal tersebut dan berusaha menyelematkan RL. Namun karena mesin kapal sedang dalam hidup sehingga pada saat itu tidak ada ABK lain yang mengetahui kejadian tersebut,” jelasnya.

Versi berbeda diungkapkan Komandan Kapal Harahap yang menerangkan kalau RL dan YH hanyut lantaran terjun kelaut setelah mengambil tas ABK lain yang berisi baju dan identitas diri dan langsung terbawa arus gelombang saat sendang berada di 1 km dari bibir pantai Desa Batu Beriga.

“Atas kejadian tersebut, Harahap langsung minta pertolongan ke darat dengan saudara Slamet untuk membantu mencari kedua orang tersebut di daratan sampai ke Kota Pangkalpinang. Akhirnya mendapati bahwa kedua anak buahnya tersebut sudah diketemukan di Tanjung Berikat," jelasnya.

Untuk memastikan kevalidan dua sumber informasi yang tersebut, saat ini kasus sudah diambil alih oleh Polair Bangka Tengah untuk diproses lebih lanjut.

“Belum bisa dipastikan informasi mana yang benar mana yang keliru, namun saat ini penanganannya sudah diambil alih oleh Polair Bangka Tengah,” pungkasnya. (BBR)

Penulis: Faisal

Editor: Irwan