Mengenal Tagline Baru Pariwisata Belitung

Admin
Mengenal Tagline Baru Pariwisata Belitung
Foto:Ichsan Husein

TANJUNGPANDAN, BABEL REVIEW -- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berkesempatan menyambangi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pertengahan Maret lalu. Pada kesempatan itulah Jokowi meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjungkelayang yang sudah dicanangkan sejak tahun 2016. Dengan begitu, mimpi Belitung untuk menjadi tujuan wisata kelas dunia semakin nyata. Serta-merta dengan euforia percepatan pembangunan kepariwisataan Belitung, upaya branding juga dilakukan.

Akhir Januari lalu, pemerintah melaunching slogan atau tagline baru pariwisata Belitung: Lets Go Belitung! Diresmikan langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, tagline tersebut juga punya logo yang menarik. Logo Lets Go Belitung! kental akan karakter Belitung dengan menonjolkan Simpor dan Tarsius yang memang sudah ikonik selama ini.

Pohon Simpor merupakan flora khas Belitung yang memiliki daun lebar. Filosofinya, agar Belitung memiliki relasi yang luas baik lokal maupun internasional. Pucuk simpor sendiri melambangkan pertumbuhan Belitung yang semakin maju dalam berbagai sektor.

Tampak sedang hinggap di pohon simpor, ada tarsius (Chephalopacus Bancanus Saltator) atau lebih dikenal dengan mama Pelile’an oleh masyarakat Belitung. Fauna endemik Belitung tersebut memang menjadi salah satu daya tarik wisatawan selama ini. Pada logo Lets Go Belitung! ekor tarsius tampak panjang melengkung yang berarti adanya semangat sinergitas di antara stakeholder di Belitung.

Pada bagian ujungnya, tampak seperti ikon pesawat yang merepresentasikan kemajuan pesat daerah ini terutama pada sektor pariwisata. Apalagi jika bicara akses konektivitas, Belitung hari ini lebih mentereng. Jadi masyarakat Belitung patut berbangga. Logo Lets Go Belitung! menampilkan tulisan penuh warna yang juga selaras dengan warna pada logo Wonderful Indonesia.

Ada warna jingga yang melambangkan inovasi dan pembaharuan. Ungu yang merupakan simbol imajinasi dan keimanan. Magenta  yang mewakili keseimbangan akal pikiran. Warna biru merepresentasikan kesemestaan. Hitam yang berarti kepercayaan diri. Serta ada warna hijau yang tentu identik dengan alam dan juga kreativitas. Sebagai sebuah tagline, Lets Go Belitung! terdengar begitu menarik, Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjungkelayang sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Hal tersebut berarti penting sekaligus untuk menjaga momentum tumbuh pesatnya kepariwisataan Belitung. Penulis: Ichsan Husein |  Foto: Ichsan Husein & Humas Pemda Belitung easy listening. Bermakna persuasif, mengajak orang-orang untuk pergi datang ke sini. Apalagi sejak Bandara H.A.S Hanandjoeddin berstatus bandara internasional, Belitung tak hanya menunggu tamu (wisatawan) lokal, tapi juga mancanegara.

Penerbangan Tanjungpandan-Singapura dan SingapuraTanjungpandan terbang empat kali seminggu! Tak main-main, maskapai plat merah Garuda Indonesia yang melayani rute internasional tersebut. Dalam beberapa waktu ke depan bahkan, rute internasional lainnya juga akan dibuka. Adalah maskapai penerbangan Air Asia yang siap melayani rute TanjungpandanKuala Lumpur dan sebaliknya. Belitung hebat kan? So, Lets Go Belitung! (BBR)


Penulis : Ichsan Husein
Editor   : Sanjay
Sumber :Babel Review