Menggali Perjuangan Batin Tikal Melalui Festival

kasmirudin
Menggali Perjuangan Batin Tikal Melalui Festival
Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Babel, M Rivai memotong ketupat raksasa saat pergelaran Festival Batin Tikal, Selasa (11/Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Babel, M Rivai memotong ketupat raksasa saat pergelaran Festival Batin Tikal, Selasa (11/11/2018). (foto:Andre)

SIMPANG RIMBA, BABEL REVIEW -- Festival Batin Tikal yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan di Desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba kembali digelar pada  Selasa (11/12/2018).

Festival Batin Tikal dibuka langsung oleh Bupati Bangka Selatan Justiar Noer yang dalam sambutannya mengatakan, selaku bupati dirinya merasa bangga kegiatan Festival Batin Tikal yang diprakarsai oleh Komunitas Bekaes Budaya Bangka Belitung, Yayasan Tanah Pusaka, Kecamatan Simpang Rimba, pemerintah desa dan masyarakat Desa Gudang beserta pihak yang lain dapat terlaksana.

"Festival Batin Tikal ini bertujuan untuk mengenang sosok perjuangan seorang Batin Tikal yang sampai saat ini masih menjadi perdebatan siapa sebetulnya beliau, darimana asalnya, apa kontribusinya, disinilah nantinya akan diluruskan, " jelasnya.

Kegiatan ini, lanjut Justiar, selain bertujuan ingin mencari kebenaran tentang Batin Tikal, diharapkan ingin mengangkat potensi wisata baik wisata alam maupun wisata religi yang ada di Kecamatan Simpang Rimba.

"Guna mewujudkan sebuah destinasi wisata baru serta menarik untuk wisatawan kunjungi, perlu dukungan dan partisipasi masyarakat. Karena dunia kepariwisataan sangat erat kaitannya dengan dukungan dan partisipasi masyarakat," tandasnya.

Menurutnya, tanpa adanya partisipasi masyarakat mustahil dapat berjalan dengan baik. kegiatan kali ini partisipasi dan dukungan masyarakat telah diperlihatkan, dengan diterimanya wisatawan baik lokal maupun dari luar Bangka Belitung seperti Palembang, Jakarta untuk berkunjung ke Desa Gudang ini. Bahkan, sebagian wisatawan menginap di rumah warga.

"Kegiatan Festival Batin Tikal yang dilaksanakan tahun ini dan tahun depan akan ditetapkan menjadi salah satu rangkaian kegiatan Toboali City on Fire. Dimana kegiatan tersebut telah dimasukkan sebagai agenda pariwisata oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, " katanya.

Bupati berharap, tahun depan kegiatan Festival Batin Tikal akan lebih meriah dan wisatawan yang berkunjung akan lebih banyak, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Simpang Rimba. (BBR)


Penulis : Andre
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview