Menggebrak Inovasi 4G, Cara Telkomsel Menuju Era IoT

kasmirudin
Menggebrak Inovasi 4G, Cara Telkomsel Menuju Era IoT
Layanan 4 G Telkomsel. (ist)

JAKARTA, BABEL REVIEW -- Membangun  ekosistem broadband, ternyata tidak cukup hanya jaringan saja, harus didukung oleh device. Namun sayangnya, keberadaan smartphone 4G masih sangat terbatas pada range harga yang tinggi. Harga yang berkembang saat ini lebih dari Rp 1 juta untuk sebuah smartphone. Jika saja ada vendor yang berani meluncurkan smartphone 4G dengan harga dibawah Rp 1 juta, mungkin, akan lebih mempercepat upaya operator untuk mengisi jaringan 4G yang sudah dibangun.

Melihat kondisi ini, Telkomsel tidak kehilangan akal. Berbagai program pun dibuat oleh operator seluler terbesar di Indonesia ini agar dapat memuluskan upaya migrasi ke 4G para pelanggannya. Telkomsel hadir dengan bonus paket dan handset. Melalui paket ini, Telkomsel mampu menarik besar-besaran jumlah pelanggan berimigrasi. Apalagi, saat ini handset 2G sudah sulit. Kondisi ini mendukung upaya Telkomsel memaksimalkan jaringan 4G Telkomsel.

Untuk mewujudkan program massif migrasi 4G, Telkomsel menggandeng para produsen smartphone global dan lokal dalam program ‘TAU 4G’. Program ini hadir dengan beragam pilihan smartphone bagi pelanggan. Program untuk smartphone Android yang melibatkan lima mitra device baik global maupun lokal ini, menawarkan skema bundling dengan paket data yang menarik.

Layanan Telkomsel 4G LTE  terus digelar ke berbagai kota di Indonesia, dengan cara terus melengkapi ekosistemnya, seperti dalam hal ketersediaan device (perangkat) berupa smartphone 4G yang berkualitas dengan harga terjangkau.

Untuk memberikan customer experience terbaik dalam menikmati mobile broadband, Telkomsel juga berkomitmen menjaga keunggulan layanan 4G LTE nya yang tercepat, terluas, simple, dengan komunitas terbesar dan beragam konten dan aplikasi berkualitas.

Dengan koneksi yang cepat, 4G LTE Telkomsel tidak hanya hadir di hotspot tertentu. Ketika Telkomsel menyatakan sudah siap pada suatu kota, berarti layanan 4G LTE Telkomsel sudah tersedia di sebagian besar wilayah  kota tersebut (inner city & indoor coverage).

Telkomsel  juga mengutamakan kemudahan bagi pelanggannya yang ingin menikmati layanan 4G LTE, dimana mereka dapat dengan mudah menukarkan simcard yang dimiliki dengan uSIM secara gratis dengan nomor existing,  dan paket dengan tarif yang sama tanpa tambahan biaya.

Berbagai channel layanan pelanggan pun telah disiapkan untuk memastikan kemudahan migrasi uSIM, yaitu melalui GraPARI, website Telkomsel, call center Caroline, selain juga di berbagai mall di Indonesia.

Selain itu, dengan layanan 4G LTE Telkomsel, pelanggan akan mendapatkan akses ke berbagai konten digital berkualitas yang akan melengkapi digital lifestyle pelanggan, seperti Moovigo, LangitMusik, Magisto, dan lain-lain. Selanjutnya, pelanggan 4G LTE Telkomsel juga akan menjadi bagian dari komunitas  4G LTE terbesar di Indonesia.

Hingga saat ini, Telkomsel telah memiliki 200 broadband city di seluruh Indonesia dan 32 Telkomsel Telecommunication Center (TTC). Jumlah kota broadband ini akan dikembangkan menjadi 470 kota pada tahun 2014. Semakin banyaknya kota broadband akan meningkatkan akses telekomunikasi berbasis data dengan kecepatan tinggi dan mendorong peningkatan ekonomi serta membuka peluang daerah tersebut untuk berkembang.

Telkomsel konsisten untuk terus mengembangkan layanan komunikasi dan data secara luas di seluruh Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar yang memiliki nilai bisnis tinggi, Telkomsel juga menyasar berbagai daerah pelosok dan perbatasan yang jarang dirambah oleh operator lain. Telkomsel menyediakan akses komunikasi terdepan disertai dengan layanan data yang di era digital ini telah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia.

Di era digital life ini, Telkomsel fokus untuk menambah dan membangun infrastruktur yang mampu melayani kebutuhan masyarakat dengan akses tercepat yang memberikan value lebih melalui teknologi terdepan dalam industri telekomunikasi. Melalui program ini, Telkomsel menjadi operator terbesar yang selalu  membantu memajukan masyarakat Indonesia melalui pengembangan informasi, komunikasi, dan teknologi (ICT).

Dalam upaya memanfaatkan jaringan broadband yang dimiliki, Telkomsel terus melakukan inovatif layanan yakni T-Bike. T-Bike adalah salah satu gebrakan Telkomsel menuju era Internet of Things, di mana layanan ini merupakan layanan M2M atau machine to machine dari Telkomsel untuk pengendara roda dua.

Layanan T-Bike ini didukung oleh sistem GPS yang canggih. Di mana, layanan ini mampu mendukung operasional dan pengelolaan armada secara real time (tracking & fleet management), efisien, pelaporan detail perjalanan, pembatasan wilayah operasional (geofencing) dan pembatasan kecepatan (speed limit). Selain itu, aplikasi pendukung T-Bike ini pun sudah dapat diakses melalui semua jenis operating system smartphone yang banyak beredar di pasar saat ini. Mulai dari Android hingga iOS.

Jika awal kemunculannya, T-Bike hanya dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang berada di Jawa, sekarang, layanan ini sudah dapat dirasakan juga oleh pelanggan di luar Jawa. Instalasi T-Bike pada kendaraan sepeda motor bermesin injeksi pun dapat dilakukan dengan cepat dan mudah karena dengan plug-in device, tidak perlu lagi dilakukan pemotongan kabel dan tidak akan menguras baterai kendaraan.

Aplikasi T-Bike ini juga dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapat juga mendorong perilaku berkendara yang baik di seluruh kalangan masyarakat. Seperti ketika digunakan oleh keluarga dan anak remaja, T-Bike dapat memantau dan mendampingi mereka dalam berkendara sehingga memberikan rasa aman bagi anggota keluarga mereka. Terimakasih Telkomsel, yang perduli dengan masyarakat Indoneisa. (BBR)


Penulis : Kusuma                
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview