Menuju New Normal, Erzaldi Tetap Batasi Penerbangan dan Pelayaran

diko subadya
Menuju New Normal, Erzaldi Tetap Batasi Penerbangan dan Pelayaran
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman (Babelreview/Diko)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tengah menyiapkan segala hal yang berkenaan dengan rencana penerapan New Normal.

Hal ini Sehubungan dengan upaya menuju masa kenormalan baru di Indonesia selama pandemi Covid-19, dengan memperhatikan kebijakan dan pedoman yang dikeluarkan Gugus Tugas percepatan penanganan Covid19 serta situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Melihat angka kasus Covid-19 di Babel yang terus bertambah, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman melalui Surat Edaran Nomor : 550/0467/Dishub Terkait " pembatasan angkutan penumpang melalui penerbangan dan pelayaran selama masa darurat pandemi covld-19 menuju kenormalan baru di wilayah provinsi kepulauan Bangka Belitung".

Melalui Surat Edaran tersebut, Erzaldi yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Babel menyampaikan  kebijakan pembatasan penerbangan dan pelayaran dalam masa bencana nasional Covid-19 menuju kenormalan baru sebagai berikut :

1. Pembatasan angkutan penumpang baik untuk penerbangan maupun pelayaran ke wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap diberlakukan,

2. Kriteria dan persyaratan penumpang yang dapat diangkut mempedomani Surat Edaran dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang berlaku,

3. Pengangkutan penumpang untuk penerbangan rute Jakarta - Pangkalpinang (PP) dan Jakarta  Tanjungpandan (PP) dapat dilakukan Oleh setiap maskapai dengan frekuensi maksimal 1 (satu) kali penerbangan perhari dengan kewajiban mematuhi protokol Covid-19 dan ketentuan Iain yang berlaku selama masa pandemi Covid-19,

4. Pengangkutan penumpang untuk penerbangan rute domestik Iainnya hanya dapat dilakukan dengan frekuensi 1 (satu) rute  1 (satu) kali penerbangan perhari dengan kewajiban mematuhi protokol Covid-19 dan ketentuan Iain yang berlaku selama masa pandemi Covid-19,

5. Pengangkutan penumpang untuk pelayaran rute Tanjung Kalian-Tanjung Api-api (PP) dan rute Tanjungpandan-Jakarta (PP) dapat dilakukan Oleh operator kapal dengan frekuensi maksimal 5 (lima) kali perhari dengan kewajiban mematuhi protokol Covid-19 dan ketentuan Iain yang berlaku selama masa pandemi Covid-19,

6. Semua penumpang yang tiba diwilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung baik menggunakan angkutan penerbangan maupun engkutan pelayaran wajib melampirkan surat keterangan bebas Covid19/Negative Covid-19 berdasarkan hasil PCR test yang berlaku selama 7 hari atau berdasarkan Rapid Test Vena yang berlaku 3 hari,

7. Apabila surat keterangan bebas covid-19/Negative Covid-19 diragukan keabsahannya atau penumpang menunjukkan indikasi Covid-19, maka terhadap penumpang tersebut akan dilakukan PCR test/Rapid test ulang ditempat yang ditunjuk oleh Satuan Tugas atas biaya yang ditanggung oleh penumpang yang bersangkutan,

8. Dengan berlakunya Surat Edaran ini, maka surat edaran sebelumnya terkait dengan pengangkutan penumpang melalui angkutan penerbangan dan angkutan pelayaran dinyatakan tjdak berlaku lagi.

9. Surat Edaran ini berlaku sejak tanggal 8 Juni 2020 sampai dengan dikeluarkannya surat Edaran penggantinya. (*/BBR)


Laporan Diko Subadya
Sumber Babelreview