Meraup Untung Usaha Perkebunan Kelapa

Irwan
Meraup Untung Usaha Perkebunan Kelapa

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID — Sungguh beruntung orang yang menekuni usaha penjualan buah kelapa, baik kelapa tua maupun kelapa muda.

Karena tetap bisa meraih keuntungan cukup lumayan. Kelapa tua sangat dibutuhkan santannya untuk memasak, sedangkan kelapa muda untuk usaha minuman.

Sehingga buah ini tetap dibutuhkan konsumen konsumen baik untukkebutuhan rumah tangga, usaha kuliner.

Seperti yang ditekuni Hardi, pemilik dan pengelola usaha penjualan buah kelapa di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Ia mengaku memiliki 100-an pohon kelapa di dua tempat yang berbeda di daerah ini, sehingga saat panen bisa dilakukan setiap hari.

Kalau untuk kelapa tua dan kelapa muda sudah ada pengumpul yang mengambilnya langsung ke tempatnya dengan harga jual kelapa muda Rp 3.000 per butir untuk kelapa tua dan Rp 1.500-2.000 per butir (tergantung ukuran) untuk kelapa tua.

“Kalau dulu kami bermitra dengan usaha santan kelapa untuk mengantarnya langsung berupa kelapa tua yang sudah dikupas sabutnya, tapi kini sudah ada pengumpul kelapa tua yang mengambilnya langsung ke tempat kami sehingga tidak perlu repot lagi menjualnya,” ujar Hardi kepada babelreview.co.id, Sabtu (3/4/2021).

Ia mengatakan, seiring dengan bertambahnya penduduk dan menjamurnya usaha kuliner, maka kebutuhan  kelapa tua dan kelapa muda pun akan terus meningkat.

Sehingga usaha penjualan buah kelapa bisa meraih omset cukup besar kalau dikalkulasi dengan minimnya ongkos perawatan pohon menjulang ini.

Sementara di sisi lain, hasil panen buah kelapa di bangka tampaknya akan menurun seiring dengan berkurangnya pohon kelapa karena sering dibongkar untuk kepentingan berbagai lahan.

“Juga pohon kelapa tua banyak dibutuhkan orang untuk pembuatan bagan nelayan karena kalau cuaca buruk di lautan bagan juga sering mendapat kerusakan, sehingga kebutuhan pohon kelapa pun banyak dicari orang dengan harga jual yang lumayan per pohonnya," katanya.

"Dampaknya, jumlah pohon kelapa pun akan berkurang sehingga ke depannya akan berpengaruh terhadap menurunnya pasokan buah kelapa di daaerah ini,” terangnya. (BBR)

Laporan: Pras

Editor: Irwan