Merawang 'Lah Mirah', Yo Jage Mendobarat Supaya Tetap Hijau

Ahada
Merawang 'Lah Mirah', Yo Jage Mendobarat Supaya Tetap Hijau
M Taufik Koryanto (kiri) dan Jawarno (kanan)

"Mari kita jaga bersama. Jadilah warga masyarakat yang taat aturan sehingga kita bisa keluar dari wabah ini"
M Taufik Koriyanto, Anggota DPRD Kabupaten Bangka


"Kita tidak pernah tahu kapan wabah ini akan berakhir. Maka penanganannya pun tak bisa harus serampangan"
H Jawarno SIP, Ketua Komisi IV DPRD Babel

MENDOBARAT, BABELREVIEW.CO.ID--Anggota DPRD Kabupaten Bangka Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Mendobarat-Merawang, M Taufik Koriyanto mengajak warga masyarakat di dua kecamatan tersebut untuk tetap mengikuti arahan dan imbauan pemerintah guna menekan dan memutus rantai penyebaran wabah Covid-19.

Dikatakan Taufik, saat ini di Kecamatan Merawang sudah ada dua kasus warga yang terkonfirmasi Covid-19.

"Merawang lah mirah, yo jage Mendobarat supaya tetap hijau (Merawang sudah jadi zona merah, yo kita jaga supaya Mendobarat tetap jadi zona hijau)," ajak  Taufik yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bangka ini, Kamis (14/05/2020).

Taufik yakin jika angka terkonfirmasi Covid-19 di Kecamatan Merawang tidak akan bertambah jika warga masyarakatnya tidak lengah dan tetap mengikuti arahan dan imbauan pemerintah.

Sebaliknya Kecamatan Mendobarat bisa saja akan jadi zona merah jika segala imbauan dan arahan pemerintah diabaikan oleh masyarakatnya.

"Mari kita jaga bersama. Jadilah warga masyarakat yang taat aturan sehingga kita bisa keluar dari wabah ini. Saya juga berharap agar pihak Forkomimcam terus bersama-sama dan tak lelah membantu dan melayani masyarakatnya," harap Taufik.

Sementara itu, politisi Gerinda DPRD Provinsi Bangka Belitung, H Jawarno SIP, berharap adanya sinergitas diantara pemangku kecamatan sehingga penanganan wabah ini tidak serampangan.

"Kita tidak pernah tahu kapan wabah ini akan berakhir. Maka penanganannya pun tak bisa harus serampangan. Perlu sinergitas antar pemangku kebijakan di kecamatan. Mulai dari RT, Kadus, Kades, tokoh masyarakat, tokoh Agama, pemuda maupun Forkomimcamnya," kata Jawarno.

Jawarno juga mengimbau agar pemerintah desa dan kecamatan juga fokus kepada para pendatang atau warga setempat yang datang dari luar.

"Kita tidak tahu apakah para pendatang atau warga kita yang pulang kampung ini dalam kondisi sehat atau tidak. Maka jika ada kasus seperti ini, hendaknya segera melapor dan diperiksa sehingga cepat ditangani atau dikarantina," ujar Jawarno. (BBR)
Laporan Ichsan Mokoginta Dasin