Meski Belum Ada Dana Operasional, PMI Basel Berhasil Kumpulkan 46 Kantong Darah

Kusuma Jaya
Meski Belum Ada Dana Operasional, PMI Basel Berhasil Kumpulkan 46 Kantong Darah
PMI Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan menggelar kegiatan donor darah, di Gedung Serba Guna Kriopanting Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan, Senin (29/3/2021). (ist)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Dua bulan ini, aktivitas Palang Merah Indonesia (PMI) Bangka Selatan sedikit menurun.

Namun, pada Senin (29/3/2021), denyuk PMI Basel mulai berdetak lagi, seiring dengan kegiatan donor darah yang gelar PMI Kecamatan Payung.

Semangat para pendonor darah aktif dari Kecamatan Payung ini memberikan motivasi kepada seluruh Pengurus PMI Bangka Selatan.

Di tengah situasi yang kurang menguntungkan saat ini, ternyata aktivitas sosial dan saling membantu sesama saudara tidak boleh kendur.

Kegiatan donor darah ini dilakukan di Gedung Serba Guna Kriopanting Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan.

Sebanyak 63 pendonor ikut mendaftarkan diri pada aksi kemanusian tersebut.

Kegiatan donor darah sukarela ini akhirnya berhasil mengumpulkan 46 kantong darah.

Sepanjang kegiatan, panitia menerapkan secara ketat protokol kesehatan covid-19.

"Alhamdulillah ditengah kondisi yang kurang menguntungkan ini, PMI Kecamatan Payung semangat menggelar donor darah sukarela. Dan syukur alhamdulillah dapat 46 kantong darah," ujar MM Iskandar, Ketua PMI Bangka Selatan, Senin (29/3/2021).

Dijelaskan Iskandar, kegiatan donor darah kali ini mengangkat tema "Bersama Kita Bisa untuk Kebersamaan Demi Kemanusiaan".

Kegiatan ini juga sekaligus memperingati Hari Lahirnya Palang Merah Remaja Indonesia ke 52 Tahun 2O21, serta memperingati HUT Kabupaten Bangka Selatan ke 18 Tahun 2021.

"Bagaimanapun kondisi PMI Bangka Selatan saat ini, kami tetap memberi pelayanan yang terbaik kepada masyarakat luas. Tujuannya guna melayani kebutuhan darah yang merosot tajam," tukas Iskandar.

Sampai saat ini, kata Iskandar, PMI Bangka Selatan belum memiliki dana operasional. Namun kegiatan donor darah sukarela ini merupakan amalan sederhana untuk menunjukkan rasa empati kita sesama manusia dalam berbagi darah dan berbagi kehidupan.

"Walaupun belum memiliki dana operasional, kami harus berbuat yang terbaik. Bagaimana nantinya yakin Tuhan akan membalas semua kebaikan ini," ujar Iskandar.

Selama tahun 2020 yang lalu PMI Bangka Selatan hanya bisa mengumpul darah segar sebanyak 530 kantong saja.

Biasanya pertahun bisa mengumpulkan darah segar diatas seribu kantong.

"Harapan asa dan doa penuh harapan merupakan hastag PMI Bangka Selatan tahun 2021 ini. Dimana kami para pengurus berharap pemerintah yang baru ini bisa memberi warna tersendiri terhadap PMI Bangka Selatan," harap Iskandar.

Diakui Iskandar, untuk tahun 2021 ini, PMI Bangka Selatan belum memiliki dana hibah operasional 2021 dari Pemkab Bangka Selatan. Karena itu, kata Iskandar, pihaknya belum bisa berbuat banyak guna melayani kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan berbeda, Ketua PMI Kecamatan Payung Nelly Nepuspita berharap darah yang diperoleh dari kegiatan donor darah sukarela di PMI Kecamatan Payung bisa berguna untuk kebutuhan darah masyarakat Bangka.

"Kami berharap darah yang disumbangkan oleh para pendonor darah ini, dapat berguna untuk misi kemanusiaan menolong sesama," ujar Nelly. (BBR)
Sumber: Ketua PMI Basel, MM Iskandar