Meski Usia Muda, Masata Babel Terus Bergerak, Pengurus Siapkan Program Kejutan

Ahada
Meski Usia Muda, Masata Babel Terus Bergerak, Pengurus Siapkan Program Kejutan

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Setelah sukses menggelar Webinar perdana yang membahas Peluang dan Tantangan Desa Wisata di Tengah Pandemi Covid-19, Masata Babel akan kembali menggelar Webinar jilid 2.

Masih konsen terhadap pariwisata, rencananya Webinar kedua ini akan mengusung tema Wisata Budaya.

Alasannya, destinasi wisata dan budaya saling menguatkan dalam pertumbuhan dan perkembangan pariwisata.

Budaya bisa menjadi pengikat bagi wisatawan dalam mengagendakan kunjungan wisata ke sebuah destinasi.

"Meski belum optimal, tetapi Webinar perdana Jumat (25/9/2020) lalu, bisa menjadi tolok ukur program Masata Babel kedepan. Kita ingin mengenalkan kepada seluruh stakeholder dibidang wisata, bahwa mereka sekarang memiliki partner dalam menumbuhkembangkan sektor wisata, yakni Masata Babel," ujar Syawaludin, Ketua DPD Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Babel, saat menggelar rapat koordinasi Pengurus Masata Babel, di kediaman salah satu Pengurus DPD Masata Babel Zuraina, di Sungailiat Kabupaten Bangka, Sabtu (26/9/2020).

Dijelaskan Syawal, Webinar tentang Wisata ini penting untuk terus dilontarkan kepada seluruh stakeholder agar timbul kecintaan dan kesadaran terhadap penguatan sektor Pariwisata di Babel.

Dalam Webinar kedua nanti, diharapkan mampu menguraikan begitu pentingnya budaya dan adat istiadat yang dikandung dalam Bumi Serumpun Sebalai ini, untuk menyuburkan pertumbuhan Pariwisata Babel.

"Masata Babel siap mengedukasi, mengawal bahkan mendampingi para pelaku maupun masyarakat yang sedang atau sudah mengembangkan destinasi wisata. Kita berharap pariwisata juga berkembang di desa-desa kita, yang sebenarnya memiliki potensi sangat besar," tukas Syawal.

Selain Webinar, dalam waktu tersisa di tahun 2020 ini, Pengurus Masata Babel juga telah menyiapkan berbagai program keren, antara lain Natak Wisata dan Lomba Eksplor Destinasi/Objek Wisata yang potensial melalui media sosial (IG).

"Kita punya motto, Yo Hidup Keren Bersama Masata," timpal Wakil Ketua II, Dodi Hendriyanto.

Guna mensuskseskan program Masata ini, Pengurus Masata Babel akan bersinergi dengan berbagai pihak yang konsen terhadap sektor Pariwisata.

"Selain akan mengajak para Kepala Daerah se Babel, kita akan membuka pintu bagi  para pelaku sektor pariwisata untuk ikut bergabung menggelorakan pariwisata Babel yang sekarang mati suri akibat pandemi covid-19 ini," papar Bangdoi, sapaan akrab Waka II DPD Masata Babel ini.

Sementara itu, guna memekarkan jaringan Masata Babel, Waka I DPD Masata Babel, Bagong Susanto menjelaskan bahwa DPC Masata Kabupaten/Kota se Babel segera terbentuk dan dilantik. Saat ini  pembentukan pengurus dua DPC sudah hampir rampung.

"Kita sedang berusaha, akhir September 2020 ini seluruh DPC terbentuk. Sehingga awal Oktober bisa dilantik. Dengan terbentuknya DPC nantinya, maka gerakkan propoganda pariwisata bisa lebih kuat lagi hingga ke daerah," jelas Bagong.

Meski usia Masata Babel masih terbilang muda, namun semangat para pengurus dan anggota Masata Babel sangat tinggi.

Pasalnya para pengurus meyakini bahwa pariwisata menjadi ujung tombak perbaikan ekonomi masyarakat yang terpuruk saat ini.

"Kami yakin cita-cita untuk membangkitkan pariwisata ini bisa terwujud, asal semua pihak sadar dan cinta terhadap pariwisata. Kedepannya Masata Babel akan menjalin kerja sama atau pendampingan terkait dengan program Desa Wisata," pungkas Syawaludin. (BBR)
Laporan: @hada