Mimpi Menparekraf Sandiaga Uno, Tahun 2021 Ini Pariwisata Indonesia Bangkit

Ahada
Mimpi Menparekraf Sandiaga Uno, Tahun 2021 Ini Pariwisata Indonesia Bangkit
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno (istimewa)

Mimpi Menparekraf Sandiaga Uno

Tahun 2021 Ini Pariwisata Indonesia Bangkit



Berdasarkan arahan Presiden dan Wakil Presiden, Menparekraf Sandiaga Uno telah menyiapkan empat langkah strategi untuk pemulihan pariwisata di tahun 2021 ini.



BABELREVIEW.CO.ID -- Angin segar berhembus di dunia pariwisata Indonesia. Kondisi pariwisata yang terus terpuruk sejak satu tahun kehadiran virus corona ini, membuka asa baru dengan dilantiknya Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang baru.

Sandiaga Uno dilantik Presiden RI Joko Widodo bersama lima menteri baru lainnya di Istana Negara, Rabu (23/12/2020). Sandiaga menggantikan posisi Wishnutama Kusubandio, atau yang akrab dikenal sebagai Wishnutama sebagai Menparekraf dalam Kabinet Indonesia Maju.

Sosok Menparekraf Sandiaga Uno tidak asing bagi publik Indonesia, karena Dia adalah pengusaha sekaligus mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sandiaga juga pernah maju sebagai Calon Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Saat itu ia mendampingi Prabowo Subianto.

Usai dilantik Presiden, Sandiaga langsung tancap gas. Targetpun dipancangkan, bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berfokus untuk menjadikan tahun 2021 sebagai awal kebangkitan sektor pariwisata nasional.

Sandiaga menegaskan wisatawan nusantara (wisnus) dan lapangan kerja sektor parekraf akan menjadi fokus utama pada tahapan membangkitkan sektor pariwisata.

Wisatawan nusantara, kata Sandiaga, haruslah menjadi andalan, karena selama ini wisatawan domestik turunnya sekitar 29,7 persen. Berarti ada 1,42 juta lapangan kerja pariwisata dan ekonomi kreatif sudah terdampak pandemi. Akibatnya, para pelaku dan usaha pendukung sektor pariwisata ini tidak mendapatkan mata pencaharian.

Sandiaga menyatakan proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2021, Kemenparekraf memprediksi sekitar 4-7 juta wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia.

Sebagai catatan, pandemi Covid-19 dan pemberlakuakn PSBB atau lockdown menyebabkan kunjungan wisman anjlok, tak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia.

Pada Januari hingga September 2020 capaian kunjungan wisman ke Indonesia hanya 3,56 juta atau turun 70,57% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar 12,1 juta wisman.

Begini dampak dari covid-19..

  • Halaman
  • 1
  • 2
  • 3