Miris! Tak Ada Petugas, Jenazah Pasien Covid-19 di Basel Dimakamkan oleh Yayasan

Irwan
Miris! Tak Ada Petugas, Jenazah Pasien Covid-19 di Basel Dimakamkan oleh Yayasan

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Ditengah maraknya kasus Covid-19 dan upaya pemerintah untuk menangani dan penganggaran penanganan Covid-19 besar-besaran, justru peristiwa tak mengenakan terjadi di Bangka Selatan (Basel).

Pasalnya, pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 dan sudah meninggal dunia terpaksa dimakamkan oleh Yayasan Dharma Bhakti, bukan dari pihak Satgas Covid-19.

Hal ini dibenarkan oleh Budi salah satu pengurus Yayasan Dharma Bhakti Toboali yang juga hadir pada saat pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Menurutnya, saat pasien dinyatakan meninggal dunia, jenazah diantarkan oleh mobil ambulan milik RSUD Basel dan hanya dibawa oleh satu orang sopir saja tanpa petugas Satgas Covid-19.

"Kita sempat menghubungi pihak Satgas Covid-19 Basel, namun tidak dijawab dan akhirnya kita dari pihak yayasan yang memakamkan jenazah," kata Budi, Selasa (13/7/2021).

Guna mendapat baju hazmat untuk memakamkan jenazah, pihaknya melalui Kepala Seksi Kematian Yayasan meminta baju Hazmat kepada RSUD Basel.

"Kita diberi baju hazmat sebanyak lima stel, sehabis itu kita langsung memakamkan jenazah," ungkapnya.

Terlebih, dikarenakan keterbatasan orang yang memakamkan, serta tidak ada petugas Satgas Covid-19 maka petugas dari yayasan pada saat memakamkan jenazah mengalami kesulitan.

"Jika jenazah biasa, banyak orang yang membatu memakamkannya, namun ini Jenazah pasien Covid-19, jadi hanya berlima yang memakamkannya," ujarnya,

Tak hanya itu, pihak yayasan juga kesulitan memakamkan jenazah karena tidak tahu teknis memakamkan jenazah pasien Covid-19.

"Sebelumnya memang ada jenazah positif Covid-19 juga, namun saat itu ada pihak petugas Covid-19 yang turut membantu dan mengarahkan, namun untuk kali ini tidak ada sama sekali," katanya.

Sementara itu, wartawan sudah menghubungi Satgas Covid-19 Basel melalui sambungan telepon, namun belum dijawab.

Hingga berita ini diturunkan wartawan masih mengupayakan konfirmasi dan menunggu konfirmasi pihak Satgas Gugus Covid-19. (BBR)

 

Laporan: Andre

Editor: Irwan