Miss Piget Bangka Ingin Hadir di Seluruh Pulau Bangka

Admin
Miss Piget Bangka Ingin Hadir di Seluruh Pulau Bangka
ilustrasi Foto: dok Miss Pigget Bangka
ilustrasi Foto: dok Miss Pigget Bangka
ilustrasi Foto: dok Miss Pigget Bangka

PANGKALPINANG, BABEL REVIEW --  Berawal dari sebuah  obrolan ringan, Lina Liani bersama sahabatnya kemudian memutuskan untuk mencoba usaha di bidang kuliner.  Dipilihlah kudapan pisang nugget sebagai andalan mereka“Setelah mikir kuliner apa yg lagi hits dan cemilan yang bisa dkonsumsi semua kalangan usia dan dengan bahan baku yg selalu ada, terus kepikiran deh bikin pisang nugget,” kata Lina Kudapan yang ditawarkan Lina ternyata mendapat respon positif dari masyarakat.

Lapak mereka yang berada di depan Koperasi SMKN 1 Pangkalpinang pun ramai dikunjungi pembeli.“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Pangkalpinang yang setiap hari selalu jadi customer setia. Dan alhamdulillah juga customer   bukan hanya masyarakat Pangkalpinang tapi banyak juga yang beli dari Kabupaten Bangka dan kabupaten lainnya, kecuali Belitung ya ...hehe,” ujar Lina.

Bahkan pada bulan Juli ini Lina berencana membuka outlet sejenis di Belinyu sebagai cabang dari Miss Piget Bangka, nama brand dari pisang nugget yang ia buat. “Doain ya semoga lancar. Aamiin,” doa Lina.Awalnya Lina menawarkan pisang nugget kepada calon pembeli secara delivery order. Namun seiring  derasnya permintaan akhirnya Lina memutuskan untuk membuka sebuah booth.

“Awalnya booth kami buka pukul 14.00 - 18.00 wib. Tapi karena permintaan membludak akhirnya kami buka setiap hari selasa sampai minggu pukul 14.00 - 21.30 wib,” ujar Lina.Miss Piget menyediakan beberapa jenis toping untuk pisang nugget yang ditawarkan. Namun menurut Lina toping greentea dan coklat keju menempati urutan teratas dari selera konsumen Untuk menjaga kepercayaan konsumen ,Lina mengaku selalu memperhatikan kualitas bahan yang digunakan dalam membuat pisang nugget.

”Pisang  yang kita gunakan adalah pisang  yg manis dan tidak ada penambahan gula. Pisangnya  kita olah dan campurkan dengan bumbu rahasia  sehingga menghasilkan  pisang nugget yang lembut di bagian dalam dan krispi di bagian luarnya dan bentuknya bukan seperti pisang kata lina” kata Lina .

Karena tidak menggunakan pemanis buatan dan tambahan pengawet Lina mengatakan bahwa pisang nugget buatanya hanya bertahan kurang lebih seminggu di dalam freezer. Lina berharap pisang nugget yang mereka tawarkan dapat di kenal secara lebih luas lagi oleh masyrakat.“Dan semoga keinginan kami untuk membuka cabang di seluruh pulau bangka dapat di realisasikan,” harap Lina.(*)

 


Penulis : (*PGK)
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview