Mulkan Minta Guru Asah Pikiran

kasmirudin
Mulkan Minta Guru Asah Pikiran
Bupati Bangka, Mulkan, meresmikan gedung baru dan launching E-Raport, E-RKAS dan Rumah Belajar di SMP Negeri 2 Sungailiat, Rabu ( 20/3/2019 ). (foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Bupati Bangka, Mulkan, meresmikan gedung baru sekaligus launching E-Raport, E-RKAS dan Rumah Belajar di SMP Negeri 2 Sungailiat, Rabu ( 20/3/2019 ).

Dalam sambutannya Mulkan mengatakan, menerima dengan baik dan berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberikan perhatian yang besar kepada Kabupaten Bangka.

"Dalam era keterbukaan seperti saat ini, tidak ada alternatif lain bagi sekolah untuk dapat berkompetisi dalam berbagai aspek kehidupan. Tanpa terkecuali menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas," tukasnya.

Bupati berharap, kepada ASN untuk mengutamakan kejujuran. Menurutnya, menuntut kejujuran adalah hal yang sangat sulit. Sampai saat ini masalah kedisiplinan masih sangat berat untuk diterapkan.

“Selama menjabat kurang lebih 5 bulan ini, saya selalu mengingatkan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bangka untuk selalu meningkatkan kedisiplinan dan integritas ini," tegas Mulkan.

Baca juga: Lantik 40 Kepala Sekolah, Kadisdik Bateng : Semoga Membawa Semangat Baru

Mulkan menambahkan, bekerja jangan takut dengan pimpinan atau bupati, tapi takutlah akan diri sendiri. Semua itu dikembalikan kepada diri masing-masing akan tugas dan tanggungjawabnya.

“Saya berharap kepada kepala sekolah dan guru-guru di SMP N 2 Sungailiat ini, untuk mempertahankan kualitas yang sudah dicapai selama ini. Apalagi dengan dibangunnya Rumah Belajar. Nanti setiap hari Sabtu, guru-guru harus melakukan belajar untuk mengasah pikiran. Nanti kita akan bangun gedung Diklat di tepi pantai," imbuhnya.

Mulkan menuturkan, bahwa ini suatu kebanggaan untuk SMP Negeri 2 Sungailiat, karena dijadikan model untuk program tersebut. Ini menandakan bahwa SMP 2 ini secara kualitas bagus dibandingkan SMP yang lainnya.

“Saat ini saya baru gencar-gencarnya melakukan absensi sidik jari. Ini dapat dimanfaatkan untuk mendisiplinkan ASN. Kita bekerja bukan takut pada pimpinan tapi harus takut kepada Yang Maha Esa. Saya berharap kepada kepala sekolah dan guru-guru yang hadir pagi ini, untuk menghibahkan tenaga dan pikirannya kepada masyarakat Kabupaten Bangka," tukasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Guru SMP Negeri 2 Sungailiat dan tamu undangan lainnya. (BBR)


Penulis  : Ibnu                                                                    
Editor    : Kasmir
Sumber  : Babel Review