Musani Dorong Pemda Beri Sanksi kepada Perusahaan Tambak Udang Tak Berizin

Irwan
Musani Dorong Pemda Beri Sanksi kepada Perusahaan Tambak Udang Tak Berizin
Musani, Anggota DPRD Bangka Selatan

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Anggota DPRD Bangka Selatan (Basel) Musani mengingatkan pengusaha tambak udang untuk segara melengkapkan perizinan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan para pengusaha tambak udang tidak terlibat konflik dengan warga terkait kepemilikan tanah atau terlibat konflik dengan masyarakat.

"Saya membaca berita di salah satu media bahwa terjadi lagi permasalahan antara warga yang mengaku memiliki lahan namun digarap oleh pengusaha untuk membangun tambak udang di wilayah Gusung, Toboali," katanya.

Hal ini menjadi masalah yang terus terulang di Basel. Kalau tidak sengketa lahan dengan warga atau perizinan yang belum ada.

"Berkali kali kita ingatkan, pada dasarnya kita tidak anti Investasi. Malahan kita mendukung adanya investasi asal tidak merusak lingkungan, perizinannya lengkap serta tidak menimbulkan konflik ditengah masyarakat," katanya.

Dikatakannya, permasalahan perizinan jangan ketika sudah muncul ke permukaan baru mau diurus.

"Selain itu, Pemda juga melalui instansi terkait tolong susur perusahaan tambak udang di Basel yang belum mengantongi izin. Jika belum memegang izin maka beri sanksi tegas," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Basel, Gatot Wibowo saat dikonfirmasi terkait perizinan CV Haluan Jaya Sukses mengaku bahwa seluruh perizinan merupakan kewenangan Provinsi.

"Namun, dari data terakhir Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Babel   untuk perusahaan tersebut (CV Haluan Jaya Sukses) belum ada terbit izin lingkungannya," katanya.

Namun Owner CV Haluan Jaya Sukses ketika dikonfirmasi membantah jika usaha tambak udangnya belum memiliki izin. Menurutnya, sudah mendapatkan izin dari RT/RW, Kepala Desa, Advice Planning, izin prinsip, izin lingkungan sudah siap. (BBR)


Laporan: Andre

Editor: Irwan