Nekat Menyeberang Melalui Pelabuhan Tanjung Kalian, Tiga Penumpang Gelap Terciduk

buditio
Nekat Menyeberang Melalui Pelabuhan Tanjung Kalian, Tiga Penumpang Gelap Terciduk
Penumpang gelap yang mencoba masuk ke Pulau Bangka melalui Pelabuhan Tanjung Kalian. (foto:GTPPC-19 Babar)

MUNTOK, BABELREVIEW.CO.ID – Pelabuhan Tanjung Kalian yang merupakan salah satu pintu masuk ke Pulau Bangka telah menerapkan aturan pembatasan bagi para penumpang kapal penyeberangan. GM ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Tanjung Kalian, Rudy B Hanafiah, menyampaikan bahwa jalur penumpang kapal ditutup kecuali untuk TNI/Polri, relawan, tenaga medis, dan yang sedang menjalankan tugas negara/kemanusiaan/penanganan Covid-19.

“Khusus untuk angkutan sembako dan logistik tetap boleh masuk, tetapi harus melalui pengecekan ketat”sampainya beberapa hari yang lalu.

Tetapi upaya pencegahan yang juga melibatkan unsur TNI-Polri rupanya dimanfaatkan oleh oknum pengemudi mobil angkutan barang dengan membawa “penumpang gelap” di mobil mereka.

Petugas jaga Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Pelabuhan Tanjung Kalian petang hari ini, Jumat, 15/05/2020 menangkap basah 3 orang penumpang gelap yang masuk ke mobil pembawa barang tanpa melengkapi persyaratan penyeberangan.

Sekretaris GTPPC-19 Bangka Barat, Sidharta, menyampaikan bahwa saat ini 3 orang tersebut sudah dimintai keterangan dan pembawa mobil barang tersebut akan diperiksa lebih lanjut.

“Untuk penumpang gelap tersebut sudah kami periksa dan kami suruh kembali ke Tanjung Api-Api, sedangkan pembawa mobil barang tersebut akan diperksa lebih lanjut karena terindikasi menerima imbalan dari penumpang gelap tersebut dan Posko TGPPC-19 telah berkoordinasi ke Polres Bangka Barat untuk penanganan lebih lanjut”jelasnya.

Sidharta kembali menegaskan bahwa jangan coba-coba untuk masuk melalui pelabuhan Tanjung Kalian tanpa melengkapi persyaratan yang telah ditentukan. (BBR)


Penulis   : buditio

Editor     : Admin05

Sumber  : Babel Review