Nico Dorong Peran Pihak Ketiga dalam Menggerakkan Roda Perekonomian di Babel

Kasmirudin
Nico Dorong Peran Pihak Ketiga dalam Menggerakkan Roda Perekonomian di Babel
Anggota DPRD Babel, Dapil I Kota Pangkalpinang, Nico Plamonia Utama saat kegiatan reses I tahun 2021 di Hotel Cordela Pangkalpinang, Selasa (20/4/2021). (Foto: Stwan Babel)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel), Dapil I Kota Pangkalpinang dari fraksi Partai Demokrat, Nico Plamonia Utama, menilai swasta sangat berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian yang di Indonesia khususnya Bangka Belitung. Sementara itu pemerintah mengambil tempat sebagai pembuat kebijakan dan regulasi.

Hal ini disampaikan Nico kepada Tim Humas DPRD Bangka Belitung pada saat kegiatan reses I tahun 2021 di Hotel Cordela Pangkalpinang, Selasa (20/4/2021).

"Pemerintah tidak dapat berdiri sendiri, perlu peran pengusaha. Begitu juga dengan pelaku usaha perlu dorongan pemerintah dalam banyak hal, terutama regulasi dan permodalan,” katanya.

Lebih jauh, politisi Partai Demokrat ini mengatakan, dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan usaha di Bangka Belitung, pemerintah telah mengamanatkan kepada dua lembaga keuangan daerah yaitu Jamkrida dan Bank Daerah dalam hal ini Bank Sumsel Babel untuk mengawal proses pengembangan usaha di Bangka Belitung khususnya UMKM.

"Ini semua akan kita dorong terus, seperti yang telah diamanatkan dalam Perda No. 13 tahun 2017 tentang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM," ucapnya.

Nico sapaan akrabnya juga menegaskan, bahwa tidak semua pokok-pokok pikiran DPRD yang dihimpun pada saat reses itu semua berupa proyek-proyek kegiatan, tetapi regulasi yang dihasilkan di DPRD, MoU ataupun nota kesepahaman juga merupakan salah satu hasil dari pokok pikiran itu sendiri.

Adapun yang menjadi pokok-pokok pikiran dalam pelaksanaan reses tersebut, pertama pihak perbankan khususnya Bank SumselBabel harus mendukung UMKM dan Jamkrida sebagai BUMD wajib menjamin pengembangan UMKM di Babel.

Kedua, salah satu program kerja yang harus disiapkan dinas pertanian dan ketahanan pangan adalah pemberian subsidi pupuk organik dan kompos.

Ketiga, DPRD Babel mengusulkan dan mendukung pendirian politeknik pembangunan pertanian di Babel.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh HIPMI Babel,  HKTI, PATANI (Pandu Tani Indonesia), perwakilan Bank SumselBabel, Dirut Jamkrida, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan provinsi Kep. Babel dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi. (BBR)


Penulis : Publikasi Setwan DPRD Babel

Editor   : Kasmir