OJK Merilis Penanganan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Industri Jasa Keuangan

Irwan
OJK Merilis Penanganan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Industri Jasa Keuangan
Ilustrasi OJK. Foto: Ist.

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Menindaklanjuti Arahan Presiden Jokowi dalam rangka meminimalkan risiko tersebarnya Corona Virus Disease (Covid-19), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat melalui OJK Regional 7 Sumbagsel mengeluarkan rilis penanganan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Industri Jasa Keuangan.

Dalam Rilis tertulis tersebut, sesuai kewenangan OJK untuk mengatur, mengawasi, dan melindungi Sektor Jasa Keuangan maka agar kebijakan pengendalian Covid-19 efektif, OJK meminta kepada seluruh lembaga di Industri Jasa Keuangan untuk melakukan hal-hal sebagai berikut :

  1. Melakukan penyesuaian operasional lembaga jasa keuangan dan/atau meminimalkan interaksi antar-orang tanpa mengganggu pelayanan jasa keuangan kepada masyarakat, antara lain:
  2. Pengaturan mengenai alternatif bekerja dari rumah diserahkan kepada masing-masing Self Regulatory Organization di Pasar Modal, Lembaga Jasa Keuangan, Lembaga Penunjang Profesi di Industri Jasa Keuangan.
  3. Meningkatkan kebersihan lingkungan kerja dan sarana pelayanan publik seperti ATM, loket bank dan lain sebagainya.
  4. Menunda seluruh perjalanan keluar kota dan/atau luar negeri, khususnya ke tempat yang sudah diidentifikasi terdapat penyebaran virus covid-19 sesuai dengan data dan informasi terkini dari Kementerian Kesehatan RI.
  5. Tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan sejumlah orang baik internal dan/atau eksternal dalam bentuk sosialisasi, rapat, dan events lainnya. Interaksi kiranya dilakukan melalui pemanfaatan sarana teknologi informasi. (BBR)