Ombudsman Babel Menerima Pengaduan Daring Covid-19 Terbanyak Ketiga se-Indonesia

kasmirudin
Ombudsman Babel Menerima Pengaduan Daring Covid-19 Terbanyak Ketiga se-Indonesia
Fither.

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Ombudsman RI di Jakarta telah melakukan konferensi pers terkait perkembangan pengaduan masyarakat terdampak Covid-19 ke Posko Ombudsman Republik Indonesia pada Kamis (18/06/2020) di Kuningan, Jakarta. Penyampaian laporan perkembangan tersebut berdasarkan data terakhir per tanggal 16 Juni 2020 pada pukul 24.00 WIB, Ombudsman RI menerima 1.488 pengaduan.

Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung menempati urutan ketiga menerima pengaduan masyarakat secara nasional, setelah Ombudsman RI Perwakilan Banten dan Sumatera Barat. Jumlah aduan yang diterima sebanyak 137 (9,2%) pengaduan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik khususnya penyaluran jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak covid-19 sangat tinggi.

“Sejak dibuka pada tanggal 29 April yang lalu, kami sudah menerima 137 pengaduan yang memang mayoritas substansinya terkait penyaluran bantuan sosial. Selain itu ada juga yang mengadukan terkait relaksasi kredit dan stimulus diskon PLN bagi warga terdampak covid. Sebagian besar laporan sudah kami selesaikan, namun sisa lainnya masih menunggu  tindaklanjut dari pihak Terlapor,” tutur Plh. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung, Fither.

Selama proses tindak lanjut pengaduan masyarakat sebagian besar pihak terlapor bersikap kooperatif. Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung tanpa melakukan pemeriksaan lebih lanjut, pengaduan yang disampaikan sudah diselesaikan secara langsung oleh terlapor dalam rentang waktu paling lama 5 hari. Bahkan dalam waktu 2x24 jam pengaduan masyarakat sudah mampu diselesaikan. Hal ini dikarenakan memang dari awal Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung selalu mendorong penyelenggara pelayanan publik untuk mampu menyelesaikan masalah secara mandiri.

Ombudsman RI mendorong kepada masyarakat untuk tetap aktif mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, dikarenakan ada hak-hak masyarakat yang wajib dipenuhi dan dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Selain itu, sebagai bentuk pelaksanaan tugas Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung, seluruh pengaduan yang masuk akan ditindaklanjuti.

“Bagi masyarakat yang mengalami dugaan maladministrasi atau penyimpangan terkait penyaluran bantuan sosial, pelayanan kesehatan, keamanan, transportasi, dan ekonomi dan keuangan bagi masyarakat terdampak covid-19 dapat mengadukan hal tersebut kepada Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung pada kanal pengaduan kami di nomor whatsapp 0811-973-3737. Seluruh pengaduan yang kami terima kami pastikan ditindaklanjuti sesuai dengan ketetentuan yang berlaku,” tutup Fither. (BBR)


Penuis : Ombudsman Babel 

Editor  : Kasmir