Ombudsman Babel Menduga Ada Potensi Maladministrasi Tenaga Honorer Bateng yang Tidak Digaji

Kasmirudin
Ombudsman Babel Menduga Ada Potensi Maladministrasi Tenaga Honorer Bateng yang Tidak Digaji
Kepala Ombudsman Babel, Shulby Yozar

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Ombudsman Perwakilan Bangka Belitung (Babel) menduga ada potensi pelanggaran administrasi (maladministrasi), dalam persoalan salah satu honorer di Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah yang tidak digaji selama hampir tiga bulan.

Kepala Ombudsman Babel, Shulby Yozar mengatakan, ada potensi bentuk maladministrasi yang terjadi, karena pegawai kontrak tersebut tidak memiliki nomor registrasi sebagai tenaga kontrak yang menjadi dasar pencairan gaji.

"Kami berharap agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan oleh pihak terkait. Apalagi menyangkut hak gaji yang menjadi kebutuhan dasar seorang pegawai," ujar Yodar kepada Babel Review, Jumat (7/5/2021).

Untuk mendorong adanya solusi yang terbaik, Ombudsman Babel akan segera berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah guna memperoleh informasi lebih lanjut.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah guna mencari solusi terbaik,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, salah satu tenaga kontrak atau honorer yang bertugas di Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, GA mengaku sudah hampir tiga bulan gajinya belum dibayar oleh Pemkab Bangka Tengah semenjak menggantikan Rizal sebagai pelaksana teknis laboratorium kegiatan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) Dinas Pertanian sejak 6 Januari hingga dirumahkan pada 12 Maret 2021 lalu. (BBR)


Penulis : Faisal

Editor   : Kasmir