Operasional Angkutan Sampah Motor Roda Tiga Dihentikan, Ini Kata DLH Pangkalpinang

Irwan
Operasional Angkutan Sampah Motor Roda Tiga Dihentikan, Ini Kata DLH Pangkalpinang
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Endang Supriyadi

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Kota Pangkalpinang saat ini berupaya menyusun strategi dan kebijakan agar pengelolaan sampah dapat terus ditingkatkan.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, pengelolaan sampah turut serta didukung pihak kecamatan dan satuan tugas kebersihan di kelurahan untuk mengoptimalkan penanganan sampah rumah tangga.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pangkalpinang, Endang Supriyadi, mengatakan operasional sarana angkutan sampah motor roda tiga yang selama ini melayani perumahan dan permukiman di wilayah kelurahan akan dihentikan.

Hal ini dilakukan karena mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi serta kondisi kendaraan motor roda tiga tersebut.

Endang menjelaskan, sebagai sarana angkutan sampah ini diganti dan diambil alih oleh satuan tugas kebersihan kelurahan.

“Satgas kebersihan akan berkoordinasi lanjut dengan DLH dalam pelaksanaan ini," ujar Endang, Selasa (2/2/2021).

Pelayanan persampahan oleh satuan tugas kebersihan kelurahan diberlakukan pada 31 Januari 2021, sehingga status ketenagakerjaan petugas penanggung jawab sarana angkutan sampah motor roda tiga akan diatur lebih lanjut, sesuai dengan kebutuhan dan fungsi tugasnya.

Endang melanjutkan, strategi pelayanan persampahan yang dilakukan ini sekaligus untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pelayanan kebersihan.

"Kami akan melakukan pemutakhiran data wajib retribusi pelayanan kebersihan melalui petugas kelurahan,” katanya.

Ia menegaskan, DLH mendukung penuh pihak kecamatan dan kelurahan berkomitmen meningkatkan kinerja serta pelayanan pengelolaan persampahan, termasuk strategi dan inovasi untuk mengoptimalkan retribusi pelayanan kebersihan.

Dia juga berharap, komitmen dan dukungan masyarakat untuk mewujudkan Pangkalpinang yang bersih, indah dan nyaman.

"Kepada masyarakat yang tidak atau belum mendapat pelayanan kebersihan dari satuan tugas kebersihan kelurahan, segera menghubungi kelurahan masing-masing melalui RT/RW," kata Endang. (*)