Pabrik Kopi Cap 1 Kebagian Berkah dari Tren Ngopi Cantik

Irwan
Pabrik Kopi Cap 1 Kebagian Berkah dari Tren Ngopi Cantik
Tempat penjualan Kopi Cap 1 di Jalan Sam Ratulangi, Sungailiat, Kabupaten Bangka. Foto: Irwan

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID – Tren “ngopi cantik” sedang menghinggapi generasi milenial. Tren ini pun dengan cermat dijadikan peluang bisnis oleh para pelaku usaha. Saat ini kedai kopi sedang menjamur di beberapa kota di Tanah Air, begitu pun di Pulau Bangka. Tak hanya Kota Pangkalpinang, namun juga daerah-daerah lain seperti Sungailiat.

Tren ini pun memberikan berkah kepada pabrik kopi. Termasuk pabrik Kopi Cap 1 yang terletak di Jalan Sam Ratulangi, Sungailiat, Kabupaten Bangka. Pemilik Pabrik Kopi dengan merek dagang Cap 1 Yoyong Seftianto mengatakan, pabrik kopi sejak tahun 1968 dan diakuinya merupakan pabrik kopi pertama di Bangka. Yoyong merupakan generasi keempat yang memegang kendali produksi.

Menjamurnya bisnis kedai kopi, mulai dari kedai kopi tradisional hingga coffee shop, dikatakan Yoyon memberi keuntungan bagi pabriknya. Karena banyak kedai kopi yang memesan kopi dari pabriknya, baik kopi bubuk maupun yang masih berbentuk biji.

“Itu memberi keuntungan untuk pabrik kita sebab lebih banyak kedai kopi maka peminat untuk membeli kopi kami lebih banyak, apalagi kedainya laku. Kalau untuk coffee shop juga banyak yang beli disini, biasanya mereka beli bentuk biji karena mereka punya mesinnya, mereka butuh kopi yang kasar tidak halus,” jelasnya.

Menurut Yoyon, bisnis kedai kopi di Bangka bukan hanya msuiman saja tetapi juga bisa berkembang dan memiliki prospek yang bagus. Apalagi kopi Bangka sudah mulai terkenal rasa dan kualitasnya pasti akan terus diburu oleh para penikmat kopi.

“Harapannya bisnis kopi terus berkembang, kopi Bangka harus terus dikenalkan ke luar agar semua tahu bahwa kita punya kopi yang berkualitas dan rasanya tidak kalah dengan kopi daerah lain,” harapnya. (BBR)