Panen Melimpah di Namang, 5,4 Ton Padi Hasil Sinergi Program Jaksa Mandiri Pangan

NAMANG – Penanaman padi bersama dalam Program Ketahanan Pangan Desa Adhyaksa Tahun 2026 digelar di Kawasan Wisata Pelangi Sawah, Desa Namang, Kecamatan Namang, pada Senin (20/04/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Bupati Bangka Tengah, serta Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah bersama jajaran Forkopimda.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui program berkelanjutan.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara berbagai pihak dalam mendukung sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk membantu petani agar lebih sejahtera.

“Alhamdulillah, ini merupakan kolaborasi untuk membantu petani agar lebih sejahtera. Kami berterima kasih kepada semua pihak, khususnya Kajari Bangka Tengah yang telah menginisiasi kegiatan ini sehingga dapat berlangsung berkelanjutan,” ucap Algafry.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah merasa bangga atas keberlanjutan program tersebut yang sejak awal terus didorong oleh pihak kejaksaan.

Terkait potensi kemarau panjang, Algafry menjelaskan bahwa Pemkab Bangka Tengah telah menyiapkan langkah antisipasi.

“Saya telah berdiskusi dengan kepala desa dan Kepala DPUTRP Bangka Tengah untuk menyiapkan lima sumur air bawah tanah di Belilik dan Namang guna mengantisipasi cuaca ekstrem. Upaya ini dilakukan agar aliran air tetap terjaga,” jelas Algafry.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Abvianto Syaifulloh, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Jaksa Mandiri Pangan yang bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional, sebagaimana visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Program penanaman padi pada hari ini merupakan bagian kegiatan yang kesekian kali dari Program Jaksa Mandiri Pangan. Ini adalah program untuk mendukung ketahanan pangan negara kita,” ungkapnya.

Senada dengan Algafry, Abvianto menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan ini merupakan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak.

“Program Jaksa Mandiri Pangan dengan momen tadi menanam padi, itu merupakan kegiatan berkelanjutan, tidak lain tidak bukan adalah untuk lebih meningkatkan potensi desa khususnya Desa Namang. Ini hasil kolaborasi, sinergisitas antara Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, bersama dengan Pemprov Babel, Pemkab Bangka Tengah, serta dari Polres Bangka Tengah,” kata Abvianto.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan kolaborasi dari jajaran Kejaksaan bersama pemerintah daerah dalam program Jaksa Mandiri Pangan ini berhasil membantu para petani untuk meningkatkan jumlah panen.

“Kemarin kita berhasil panen hampir 5,4 ton beras. Nanti saya panggil bupati semuanya, kita teruskan program ini,” kata Hidayat Arsani.

Gubernur berharap program ini terus berlanjut dan dapat diperluas ke seluruh wilayah Bangka Belitung. Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan, terutama di tengah potensi kenaikan harga minyak dunia yang dapat berdampak pada sektor pangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *