Pangkalpinang Makin Bersolek, Untuk Pariwisata Ternyata Ada Empat Jalur Destinasi

Ahada
Pangkalpinang Makin Bersolek, Untuk Pariwisata Ternyata Ada Empat Jalur Destinasi
Wajah Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang sebelum pandemi corona. (firly/babelreview)

Dukungan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman terhadap pertumbuhan destinasi wisata di Kota Pangkalpinang semakin menambah semangat dan motivasi Walikota Pangkalpinang.

-----------------------------------------------

 

PANGKALPINANG, BABELREVIEW -- Menjadi ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengharuskan Pangkalpinang terus bersolek.

Sebagai teras atau halaman muka bagi Negeri Serumpun Sebalai, membuat Pemkot Pangkalpinang pandai-pandai memikat para tamu yang berkunjung ke Bumi Bertimah ini.

Salah satu yang menjadi perhatian utama Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil adalah menambah kawasan objek wisata di Kota Pangkalpinang.

Molen sapaan akrab Walikota Pangkalpinang ini, sejak dilantik terus membuat inovasi dan mempercantik Kota Pangkalpinang.

Selain memperbaiki dan mepercantik destinasi wisata yang telah ada, Molen bersama seluruh stakeholder di Pangkalpinang juga berupaya membangun destinasi wisata yang baru.

Dukungan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman terhadap pertumbuhan destinasi wisata di Pangkalpinang semakin menambah semangat dan motivasi Walikota Pangkalpinang.

Hal ini bisa terlihat, baru satu tahun menjabat walikota, Molen telah membuat banyak perubahan wajah Kota Pangkalpinang.

"Alhamdulillah kita mendapat dukungan dan arahan terus dari Pak Gubernur kita,  Bang Erzaldi. Berkat dukungan Beliau, saya bersama wakil walikota dan seluruh perangkat yang ada akan terus membangun kota beribu senyuman ini. Sehingga makin menarik bagi tamu yang berkunjung ke Pulau Bangka," ujar Molen.

Selain memperbanyak taman-taman, memperindah trotoar dan menjadikan Alun-Alun Taman Merdeka beserta Taman Sari sebagai pusat keramaian dan rekreasi keluarga di tengah kota, Pemkot juga mulai membangun destinasi wisata di pinggir-pinggir kota.

Saat ini yang mulai dikembangkan adalah beberapa objek wisata alam di Kelurahan Tua Tunu Kecamatan Gerunggang.

Secara bertahap dan berkelanjutan akan membangun spot-spot wisata air di Kecamatan Rangkui dan Kecamatan Pangkalbalam.

Tentu dukungan dari seluruh warga Kota Pangkalpinang diharapkan, sehingga cita-cita membangun Pangkalpinang yang bersih, rapi dan indah akan mudah terwujud.

Selain wisata bernuansa alam, Pangkalpinang juga menawarkan wisata sejarah untuk meningkatkan jumlah wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Pengembangan destinasi wisata sejarah ini sudah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2017 lalu, misalnya dengan meluncurkan "Pownis City Tour".

Beberapa objek wisata sejarah seperti "Kuburan Belanda", Museum Timah, Rumah Eks Residen Bangka, Taman Sari alias Wilhelmina Park, Gedung Panti Wangka alias Societet Concordia dan Rumah Kapitan Lain Nam Sen, juga menjadi perhatian Pemkot Pangkalpinang.

Tambahan beberapa destinasi wisata baru di Pangkalpinang diharapkan lama tinggal para pelancong semakin panjang, sehingga peredaran uang terus bertambah.

Biasanya masa tinggal wisatawan di Pangkalpinang hanya dua hari bisa menjadi tiga hari, artinya pajak hotel dan rumah makan bertambah sehingga pendapat daerah juga meningkat.

Untuk mewujudkan Kota Pangkalpinang...

  • Halaman
  • 1
  • 2