Pantai Pasir Panjang Selat Nasik Pantai Indah yang Belum Banyak Terjamah

Admin
Pantai Pasir Panjang Selat Nasik Pantai Indah yang Belum Banyak Terjamah
Foto: Ichsan Husein

SELAT NASIK, BABEL REVIEW -- Ada dua pilihan untuk mengakses Kecamatan Selat Nasik atau Pulau Mendanau. Pertama, melalui Pelabuhan Tanjungpandan. Ada boat nelayan yang setiap hari melayani pelayaran langsung menuju Pelabuhan Desa Selat Nasik. Jarak tempuhnya sekitar dua jam perjalanan. Cara kedua adalah melalui Pelabuhan Tanjung Ru di Pegantungan, Kecamatan Badau.

Jarak tempuh menuju Pulau Mendanau via Pegantungan ini relatif lebih singkat yang hanya memakan waktu sekitar 45 menit saja. Kita akan turun di Pelabuhan Tanjung Nyato, Desa Petaling, untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Selat Nasik melalui jalan darat. Tenang saja, dengan jalanan aspal yang 'mulus', kita hanya perlu waktu sekitar 15 menit untuk tiba di desa yang merupakan ibukota kecamatan tersebut.  

Sesampainya di Desa Selat Nasik, kita akan disambut oleh Monumen Perjuangan Rakyat Mendanau 1945 yang berada persis di persimpangan desa. Monumen ini dibangun untuk mengenang perjuangan heroik warga Selat Nasik (dan warga Pulau Mendanau) dalam mengusir penjajah yang pernah memasuki kawasan ini.

Sebagai daerah pesisir, aktivitas di desa ini lebih banyak terpusat di kawasan pelabuhan. Selain sebagai tempat bersandarnya kapal nelayan, kegiatan-kegiatan kemasyarakatan juga dipusatkan di sini. Sebuah rumah adat berdiri di pinggir Pelabuhan Selat Nasik dimanfaatkan sebagai tempat berlangsungnya event-event budaya macam Maras Taun yang digelar tahunan di Pulau Mendanau.

Geliat pariwisata di Kecamatan Selat Nasik, Pulau Mendanau mulai bergairah sejak beberapa tahun terakhir. Potensi wisata alam di sini memang tak kalah dari daerah-daerah lain di Belitung. Ke depannya nanti, daerah ini bisa jadi tujuan alternatif bagi wisatawan yang sebelumnya terlebih dulu singgah ke Tanjungpandan. Bagi travellers penyuka spot-spot yang masih alami, belum banyak terjamah, Mendanau adalah surganya.

Jika yang Anda cari adalah pantai, Pasirpanjang jawabannya. Seperti namanya, Pantai Pasirpanjang memiliki garis pantai yang panjang. Jika Anda sedang berada di penerbangan Tanjungpandan-Pangkalpinang dan kebetulan melintasi Pulau Mendanau, Anda akan melihat garis pantai berpasir  putih yang mencolok dari udara, itulah Pantai Pasirpanjang.

Pantai Pasirpanjang merupakan satu-satunya pantai di Pulau Mendanau, karena sebagian besar pesisir pulau ini adalah hutan bakau. Dari Desa Selat Nasik jalan berkelok akan mengantar Anda menuju Pantai Pasirpanjang. Melintasi kawasan hutan yang masih hijau tentu akan menambah sensasi petualangan Anda di pulau ini. Cara lain untuk menuju Pantai Pasirpanjang adalah melalui jalur laut dari Pelabuhan Selat Nasik.

Jika cara ini yang Anda pilih, pastikan pandangan Anda tertuju ke bawah air saat boat sudah akan sampai di kawasan Pantai Pasirpanjang. Pasalnya, di kawasan ini terdapat area terumbu karang hampir sepanjang garis pantai. Suasana yang tenang jadi jaminan selama Anda berada di Pantai Pasirpanjang. Karena belum banyak terjamah, indahnya pantai ini masih sangat terjaga.

Jika punya waktu yang panjang, cobalah berada di Pantai Pasirpanjang hingga sore hari dan bersiaplah takjub dengan pemandangan matahari tenggelamnya. Dari kejauhan sebuah pulau kecil tampak anggun menyatu dengan warna senja. Begitu juga dengan mercusuar Tanjung Lancur dari kejauhan yang sudah mulai menyala mengarahkan jalan pulang para nelayan. (BBR)


Penulis : Ichsan H
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview