Panti Rehabilitasi Napza Pendaki Sehati Sungailiat Gelar Buka Puasa Bersama

Irwan
Panti Rehabilitasi Napza Pendaki Sehati Sungailiat Gelar Buka Puasa Bersama

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Sebagai upaya mengoptimalkan ibadah di bulan suci Ramadhan 1442 H tahun ini, Panti Rehabilitasi Napza Pendaki Sehati Sungailiat sebagai yayasan yang bergerak di bidang rehabilitasi mental untuk remaja penyintas narkoba mengadakan acara berbuka puasa bersama anak-anak asuh binaannya di Sekretariat Yayasan yang beralamat di Pondok Wisata, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Kegiatan Senin (19/04) sore yang melibatkan remaja berbagai kalangan itu turut dihadiri Pembina Yayasan Rehabilitasi Napza Pendaki Sehati Sungailiat yaitu Magrizan yang juga dikenal sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bangka.

Selain itu dari pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangka yang hadir diwakili oleh Fengki Indra SH, MH selaku Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha negara; dan Dr (c) Beny Harkat, SH, SE, MH selaku Kepala Seksi Pidana Khusus yang turut serta menjadi pemateri acara.

Dituturkan oleh Angga selaku ketua yayasan, tujuan diadakan acara ini selain mempererat silaturahmi antar-kelembagaan, sekaligus untuk mengedukasi kalangan remaja di Kota Sungailiat, terkhususkan anak-anak asuh binaannya sendiri mengenai bahaya besar pemakaian narkoba.

"Lebih ke pemangkasan perilaku dan pola pikir melalui metode therapeutic comunity dan melibatkan keluarga sebagai pendukung pemulihan melalui metode FSG (Family Support Grup), dan mengembalikan fitrah sebagai manusia dengan meningkatkan keimanan pada diri masing-masing peserta rehabilitasi," ucap Angga menjelaskan metodelogi pembinaan oleh yayasan yang diketahui telah berhasil merehabilitasi 45 orang remaja penyintas Napza sejak 1 Januari 2021 yang lalu.

Ditambahkan oleh Magrizan, penyalahgunaan penggunaan narkoba di kalangan remaja sebenarnya dapat diatasi melalui program-program positif dengan cara membuka ruang untuk para generasi muda itu agar bisa terus berkreasi secara produktif.

"Peran kontrol dari keluarga sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak-anak muda kita, dan generasi muda pun harus berani katakan tidak pada narkoba," ucap pria yang menurut komentar salah satu anak asuhannya mirip sekali dengan Sandiana Ugo.

Sementara itu dari Korps Adhyaksa menyampaikan materi tentang "Pengenalan Bahaya Narkoba oleh Penegak Hukum" sebagai bahan literasi hukum untuk anak-anak remaja yang hadir dalam acara tersebut agar generasi muda Sungailiat ke depan lebih mewaspadai dan menjauhi bahaya narkoba demi masa depan mereka sendiri.

Lembaga hukum itu juga turut memberikan apresiasi positif dengan kehadiran yayasan rehabilitasi yang dikhususkan untuk remaja penyintas narkoba yang masih perlu mendapatkan arahan dan bimbingan tersebut.

"Panti Rehabilitas Napza Pendaki Sehati memberikan suasana berbeda kepada para penyintas napza, dengan metode yang tepat dan menyenangkan. Semoga dengan menjalani rehabilitasi, mereka akan kembali ke keluarga masing-masing menjadi pribadi yang lebih baik," komentar perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bangka memberi arahan positif. (BBR)

Laporan: Ibnu

Editor: Irwan