Paripurna Pemberhentian Bupati Bateng Usulkan Yulianto Satin Sebagai Bupati Definitif

Irwan
Paripurna Pemberhentian Bupati Bateng Usulkan Yulianto Satin Sebagai Bupati Definitif

KOBA, BABELREVIEW.CO.ID – DPRD Bangka Tengah menggelar paripurna Pengumuman dan pemberhentian bupati agar bisa segera ditindaklanjuti dengan pengusulan dan pengangkatan bupati baru sisa masa jabatan tahun 2016-2021, Kamis (15/10/2020) di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Bateng.

Rapat paripurna tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Keputusan Menteri dalam Negeri dalam pasal 173 ayat (1) dan (4) Undang-undang (UU) nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri atau diberhentikan, pemberhentian tersebut harus segera diumumkan pimpinan DPRD setempat dan diusulkan ke Menteri Dalam Negeri RI melalui gubernur untuk mendapatkan penetapan pemberhentian.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Bateng Mehoa dan dihadiri Kapolres Bateng, Kajari Bateng, Pejabat Eselon 2 dan 3, Kepala instansi vertikal, Kodim Bangka, para anggota DPRD Bateng, Camat dan Lurah se-Bateng, para tokoh agama dan para tokoh masyarakat.

Rapat paripurna pemberhentian bupati itu dilaksanakan setelah pada 4 Oktober 2020 kemarin Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh meninggal dunia karena Covid-19.

Didalam rapat, Mehoa menerangkan kekosongan jabatan Bupati Bateng yang disebabkan meninggalnya Bupati Ibnu Saleh pada Minggu (4/10/2020) lalu.

Maka usulan pemberhentian Bupati dan pengangkatan Wakil Bupati menjadi Bupati Bateng dilakukan berdasarkan dengan keputusan Menteri Dalam Negeri dan Undang-Undang yang berlaku.

“Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri yang berlaku, DPRD harus segera menggelar rapat paripurna pengumuman pemberhentian bupati dengan waktu 10 hari sejak dinyatakan meningal dunia," ujar Mehoa.

Digelarnya rapat paripurna pemberhentian ini, Wakil Bupati Bateng Yulianto Satin akan segera disahkan menjadi Bupati Bateng untuk menggantikan Bupati sebelumnya Almarhum Ibnu Saleh melalui gubernur kemudian SK dari Kemendagri.

“Kami memberikan apresiasi yang sangat besar kepada Almarhum Ibnu Saleh yang sudah memberikan banyak prestasi terutama atas jasa dan pengorbanan dalam kemajuan pembangunan Bangka Tengah," ungkap Mehoa.

Sementara itu, Plt Bupati Bateng Yulianto Satin dalam sambutannya berharap, dengan berjalannya proses dan mekanisme sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku ini, kiranya tujuan dan harapan yang didambakan bersama dalam menuntaskan visi dan misi Kabupaten Bangka Tengah yang terangkum dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa halangan.

“Insya Allah saya berkomitmen akan memimpin dan menuntaskan segala sesuatu yang belum terselesaikan oleh Almarhum sebagai bupati Bangka Tengah di penghujung sisa masa jabatan 2016-2020 yaitu pada bulan Februari 2021," ungkapnya.

Mengingat banyaknya tugas dan wewenang dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Bateng yang sudah menunggu depan mata, dan harus ditindaklanjuti, dirinya akan menyelesaikan, terutama dalam hal menyusun dan mengajukan rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021.

“Saya memohon dukungan dan partisipasi serta saran dan masukan dari semua pihak yang sehingga apa yang kita cita-citakan bersama dapat segera terwujud," pungkasnya. (BBR)

Penulis: Faisal

Editor: Irwan