Pascasarjana IAIN SAS Babel Berkolaborasi Bangun Pondok Belajar Tahfidz

Ahada
Pascasarjana IAIN SAS Babel Berkolaborasi Bangun Pondok Belajar Tahfidz
Pondok Belajar Tahfidz Pengkalen Batu, di Desa Ranggung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (25/11/2020). (Ist)
PAYUNG, BABELREVIEW.CO.ID -- Peringatan Hari Guru Nasional (HGN tahun 2020 ini memiliki arti sangat penting bagi Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung.
 
Pasalnya, bertepatan dengan hari bahagiah para Bapak dan Ibu "Oemar Bakri" ini, Pascasarjana IAIN SAS Babel berkolaborasi dengan Darul Mahabbah, Perkumpulan Mutholaah Islamiyah Melintang dan Ahmadi Sofyan Center, bersepakat mendirikan sebuah yayasan.
 
Yayasan yang akan diberi nama Pondok Belajar Tahfidz Pengkalen Batu ini merupakan penghargaan terhadap dedikasi perjuangan seorang guru, yang berjuang di sebuah pelosok Pengkalen Batu, Desa Ranggung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
 
Upaya pendirian yayasan ini, setelah dikaji oleh Tim Pascasarjana IAIN SAS Babel dan Perkumpulan Mutholaah Islamiyah Pangkalpinang.
 
Selanjutnya hasil kajian tersebut didiskusikan dangan Buya Hendi Kurnia di Darul Mahabbah beserta Ahmadi Sofyan. 
 
Setelah dilakukan diskusi tersebut diputuskan bersama untuk mendirikan sebuah yayasan, sebagai dedikasi untuk seorang guru yang mengajar mengaji di sana yaitu Ustadz Guntur.  
 
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, telah diawali dengan kegiatan Wisuda Tahfidz Juz 30 sebanyak empat orang santri dari 18 santri yang ada di Pondok Belajar Pengkalen, sebagai bukti bahwa apa yang telah dilakukan Ust Guntur benar-benar telah berhasil. 
 
Kegiatan wisuda tahfidz dihadiri H Saimi SH selaku Kepala Biro Kesra yang sekaligus mewakili Gubernur Kepulauan Bangka  Belitung, Pemda Bangka Selatan, Camat, dan unsur Muspika Payung, Kepala Desa,  DMI Pangkalpinang, Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka Selatan, Baitul Mal Munzalan Cabang Bangka Belitung, Forum Mahasiswa Pascasarjana IAIN SAS Babel,  Ikatan Alumni Pascasarjana IAIN SAS Babel, Camat, Kapolsek, Babinsa, Kepala KUA Kecamatan Payung, Kepala Desa se Kecamamatan Payung, Ketua Masjid, Ketua BPD, LPM, Ibu PKK, Kepala Sekolah TK,TPA, Madarasah, SD, SMP, SMA dan SMK, serta Ibu-Ibu Majelis Taklim se Kecamatan Payung dan se Kecamatan Simpangrimba.
 
Dalam sambutannya H Saimi menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman tidak bisa hadir karena masih berada di Jakarta.
Saimi menyambut baik apa yang telah digagas oleh Pascasrjana IAIN SAS Babel, Darul Mahabbah dan kawan-kawan. 
 
"Ini sungguh luarbiasa mau melakukan dedikasi ini dengan lokasi yang berada jauh dari keramaian dan bahkan jalan menuju lokasi pun harus berjuang. In Sya Allah pemerintah provinsi mendukung ini, dan mohon disampaikan secara tertulis apa yang dbutuhkan kepada Bapak Gubernur dan apa yang dapat dibantu oleh provinsi," ujar Saimi. (BBR)Laporan: @hada