Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Kabupaten Bangka kembali Bertambah, Total 73 Orang

Kasmirudin
Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Kabupaten Bangka kembali Bertambah, Total 73 Orang
Proses pemakaman pasien Covid-19 di Dusun Rambang, Rabu (9/6/2021) malam. (ist)

BANGKA, BABELREVIEW.CO.ID -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka kembali merilis adanya penambahan kasus baru sebanyak 19 orang, dinyatakan sembuh 34 orang dan meninggal dunia 1 orang, Kamis (10/6/2021).

Insial yang meninggal yaitu N (52) alamat Desa Rambang. Yang bersangkutan sebelumnya masuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat pada 30 Mei 2021 dengan keluhan penyakit sesak nafas.

Selain itu ada komorbid DM dan jantung. Pasien dilakukan perawatan di ruang ICU dan meninggal pada Rabu (9/6/2021) pukul 17:45 WIB. Jenazah sudah dikebumikan malam itu juga dengan SOP Covid-19 di Dusun Rambang pada pukul 23:00 WIB.

"N adalah pasien positif Covid-19 ke-73 yang meninggal dunia di Kabupaten Bangka. Kemudian jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada sebanyak 4.261 orang, dinyatakan sembuh 3.930 orang dan yang masih menjalani isolasi, ICU, isolasi mandiri dan karantina masih ada 258 orang," jelas Boy Yandra, Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk jumlah kontak erat ada 5.769 orang, suspek 2.825 orang, suspect discarded 2.647 orang, probable 1 orang dan yang masih menunggu hasil swab 150 orang.

Kemudian dari 73 orang yang meninggal dunia terbanyak berasal dari Kecamatan Sungailiat ada 31 orang, Kecamatan Belinyu 10 orang, Kecamatan Mendo Barat dan Riau Silip 7 orang, Kecamatan Pemali 6 orang, Kecamatan Bakam, Merawang dan Puding Besar ada 4 orang.

"Saat ini kami sudah melaksanakan PCR sebanyak 11.300. Kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka sekarang sudah menunjukkan penurunan setiap harinya, dimana angka kesembuhan pasien lebih tinggi dibandingkan kasus penularan. Maka yang harus tetap lakukan adalah selalu taat menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar, mudah-mudahan penularan bisa ditekan semaksimal mungkin. Kita berharap Kabupaten Bangka cepat kembali ke zona aman atau hijau," pungkasnya. (BBR)


Penulis: Ibnu Wasisto

Editor  : Kasmir