Pasir Putih Zona Merah Peredaran Narkoba, Walikota Targetkan Jadi Kelurahan Bersinar

Ahada
Pasir Putih Zona Merah Peredaran Narkoba, Walikota Targetkan Jadi Kelurahan Bersinar
Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil menghadiri rapat kerja program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Instansi Pemerintah, yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pangkalpinang, Kamis (27/8/2020). (gusti)

PANGKALPINANG, BBELREVIEW.CO.ID --- Kelurahan Pasir Putih Kota Pangkalpinang disinyalir menjadi kawasan zona merah peredaraan narkoba.

Oleh sebab itu, Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil menjadikan target wilayah ini sebagai percontohan Kelurahan bersih dari narkoba (Bersinar).

"Seluruh wilayah Kota Pangkalpinang harus bersih dari narkoba, termasuk sekolah, perusahaan harus Bersinar," tegas  Molen sapaan akrab Walikota Pangalpinang ini.

Harapan ini disampaikan Walikota saat menghadiri rapat kerja program Pemberdayaan Masyarakat Anti

Narkoba di Instansi Pemerintah, yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pangkalpinang, Kamis (27/8/2020).

Walikota menyampaikan, peredaran narkotika di Kota Pangkalpinang menjadi perhatian khusus dan harus segera diberantas.

"Dalam kepemimpinan 1 tahun 8 bulan sebagai wali kota, BNN Kota Pangkalpinang mengamankan sabu-sabu seberat 8 kilogram belum lagi yang lain-lain," kata Molen.
I

a meminta, agar Kota Pangkalpinang menjadi skala prioritas, dalam upaya memberantas peredaran narkotika.

Tak hanya itu, kata Molen, Kota Pangkalpinang harus punya satu titik lokasi barometer.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Pangkalpinang, AKBP Ichlas Gunawan menyebutkan, program Kelurahan Bersinar merupakan sebuah proses yang dilakukan dari semua aspek, agar wilayah itu bebas dari narkoba.

" Salah satunya mencakup aspek untuk menjadikan kelurahan Bersinar, sekolah Bersinar dan tempat usaha Bersinar titik itu yang kita bangun," katanya.

AKBP Ichlas menyebutkan, akan menggairahkan kembali Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM), yang bekerjasama dengan masyarakat setempat

" Jadi apabila ada masyarakat yang perlu di rehab karena kecanduan narkoba, maka akan kami rehabilitasi. Harapanya agar tidak bertambah lagi penyalahgunaan narkotika di Kota Pangkalpinang," harapnya. (BBR)
Laporan: gusti