Pastikan Pelayanan Prima, Gubernur Sidak Kantor Samsat Tanjungpandan

Kasmirudin
Pastikan Pelayanan Prima, Gubernur Sidak Kantor Samsat Tanjungpandan
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat sidak ke Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Tanjungpandan Belitung, Rabu (2/6/2021). (ist)

TANJUNGPANDAN, BABELREVIEW.CO.ID -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Tanjungpandan Belitung, Rabu (2/6/2021).

Orang nomor satu di Babel itu tiba di Samsat Tanjungpandan pukul 07.45 WIB, dan langsung memperhatikan secara langsung proses pembayaran pajak kendaraan bermotor, baik itu untuk roda dua ataupun empat, serta menginspeksi setiap ruangan.

"Alhamdulillah, sebelum pukul 08.00 WIB WIB loket pelayanan sudah dibuka dan sudah siap memberikan pelayanan," ungkapnya.

Terlihat gubernur memberikan instruksi langsung kepada staf pelayanan, agar bisa bekerja secara baik dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini karena Samsat merupakan garis terdepan penerimaan pendapatan daerah Babel, maka jangan mempersulit orang yang ingin membayar pajak.

“Kita harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang melakukan pembayaran pajak, seperti konsolidasi data dan sistem yang lebih berbasis digital. Sehingga masyarakat yang ingin memberikan pajak diberikan kemudahan,” ujarnya.

Erzaldi juga mengajak masyarakat Babel agar lebih sadar dalam membayar pajak karena pajak yang dibayarkan ditujukan untuk membiayai pembangunan daerah.

Menyinggung tentang program Samsat Setempoh, Erzaldi mengatakan bahwa tujuan program itu tidak lain untuk mewujudkan pelayanan  yang lebih efektif dan efisien terhadap masyarakat dengan sistem "jemput bola" yang menyasar titik keramaian dengan harapan wajib pajak yang membayar akan lebih banyak dibandingkan di Kantor Samsat itu sendiri.

Oleh karena itu, dirinya berpesan agar pada prakteknya petugas harus menyasar pada obyek vital keramaian.

"Misalnya dilakukan dipasar ataupun pada pusat keramaian di desa. Jangan sampai biaya operasional lebih besar dibanding pendapatan yang diterima, walaupun hingga saat ini tidak terjadi," pungkasnya.(BBR)


Penulis : Diskominfo Babel

Editor   : Kasmir