Pecinta Bulutangkis di Babel Ingin Berbagi Ilmu

kasmirudin
Pecinta Bulutangkis di Babel Ingin Berbagi Ilmu
Mantan pengurus PBSI Provinsi Babel, ingin berbagi ilmu dan pengalaman kepada atlet bulu tangkis di Babel. (foto: Pras)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Pecinta olahraga bulutangkis di Bangka Belitung, ingin agar olahraga ini bisa berkembang dengan baik.  Sehingga bisa menularkan ilmu dan keterampilannya kepada generasi muda yang menggemari olahraga tepok bulu ini.

 Seperti diungkapkan Gulyano Penalva, mantan pengurus PBSI Provinsi Babel yang menyuarakan dedikasinya dengan melihat kejutan besar yang terjadi pada 28 November- 2 Desember 2017 lalu. Dimana Babel menjadi tuan rumah kejurnas dan infonya saat ini Babel sedang disurvei untuk menjadi tuan rumah turnamen internasional, (kalau tidak salah grand prix).

“Kami  sangat ingin memajukan daerah ini dengan melatih, berbagi ilmu, membimbing generasi baru, dan lainnya. Bahkan kami telah menyiapkan rencana kerja, untuk memajukan bulu tangkis di Kecamatan Simpang Teritip,” ujar Gulyano kepada Babel Review, Rabu (27/2/2019).

Ia  mengatakan, segala  daya dan upaya telah dicoba untuk mewujudkan hal itu, namun selalu terhalang fasilitas yang tidak memadai seperti tidak adanya gedung indoor yang dapat digunakan untuk sarana olahraga ini. Sehingga semua hanya dilakukan di lapangan terbuka (outdoor). 

“Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat proses pelatihan dan lainnya menjadi sangat berpengaruh, seperti di musim hujan dan angin kencang, membuat semua kegiatan akan terganggu. Bahkan bisa berhenti, yang tentunya akan membuat proes pembentukaan atlet berprestasi pun menjadi terhambat,” ungkapnya.

 Padahal, Gulyano menambahkan,  di Kecamatan Simpang Teritip banyak sekali anak- anak muda yang berbakat dan berpotensi,  untuk menjadi atlet berprestasi.

“Sudah banyak sekali atlet- atlet dari daerah ini, yang telah membuktikan prestasinya di bidang bulutangkis dan bisa membanggakan daerah bahkan hingga ke level  nasional,” tukasnya. (BBR)  


Penulis  : Pras                                       
Editor    : Kasmir
Sumber  :Babel Review