Peduli Rohingya, MRI Bangka Kumpulkan Donasi Rp 23, 4 Juta

kasmirudin
Peduli Rohingya, MRI Bangka Kumpulkan Donasi Rp 23, 4 Juta
Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Cabang Kabupaten Bangka, menggelar penggalangan donasi untuk pengungsi Rohingya. (Foto: Istimewa)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Anak-anak muda yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Cabang Kabupaten Bangka, menggelar penggalangan donasi bertajuk “Aksi Solidaritas Babel Peduli Rohingya”. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu-Minggu (11-12/7/2020). Sebanyak 72 Relawan disebar dari empat titik di ota Sungailiat, yaitu perempatan lampu lalulintas Pelabuhan Jelitik, Kantor Pos, Simpang Telkom, Jalan Batin Tikal BTN Air Ruay, dan Simpang Kuday-Matras. Selama dua hari melakukan penggalangan dana, para relawan berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 23.456.000 dari masyarakat Sungailiat.

Dalam melakukan penggalangan donasi MRI Kabupaten Bangka telah berkoordinasi dan mendapat izin resmi dari Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa (Dinsospemdes) Bangka. MRI dibantu oleh ACT-MRI Babel, Ikatan Remaja Masjid Al-Qorni Sungailiat, FDMI STISIPOL P.12, Komunitas BECAK-Babel, dan Pusat Informasi Konseling Remaja (GenRe) Galakksi Sungailiat. Kegiatan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan COVID-19. Para relawan diharuskan memakai masker, menjaga jarak saat mengambil donasi, dan menjaga kebersihan diri. Selain menggalang donasi, MRI Bangka juga membagikan masker kepada pengguna jalan yang tidak mengenakan masker.

Ketua MRI Bangka, Arinda Unigraha menyampaikan, bahwa tujuan diselenggarakannya aksi solidaritas ini adalah untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan kemanusiaan di kalangan generasi muda dan mengajak masyarakat Sungailiat dan sekitarnya untuk beramal.

"Saat ini kita tahu bahwa sedang ada 99 pengungsi dari Rohingya di Sumatera, yaitu Aceh. Aksi ini seitdaknya menjadi sedikit sentuhan dari masyarakat, dan menujukan bahwa masyarakat Bangka juga memiliki kepedulian dan rasa kemanusiaan yang tinggi kepada sesama. Seluruh donasi yang terkumpul akan kita salurkan kepada ACT Babel untuk membantu fasilitasi para pengungsi dari Rohinya dengan berbagai program seperti, makanan gratis, air gratis, kesehatan, medis, perlindungan, trauma helling, dan sebagainya yang memang diperlukan saat ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sungailiat yang telah berpartisipasi dalam penggalangan donasi ini," ujar Arinda.

Sementara itu, Kendedi, Ketua Pelaksana kegiatan mengapresiasi anak-anak muda yang telah bersedia menjadi relawan dan bagian dari aksi solidaritas ini.

"Alhamdulillah, saya senang masih banyak anak muda di Sungailiat yang berjiwa relawan dan memiliki semangat yang tinggi untuk menolong sesama. Padahal mereka semua tidak mendapat imbalan sedikit pun, namun bersedia bergerak bersama. Ke depannya mudah-mudahan para relawan ini bisa berkolaborasi dengan banyak pihak, agar dapat dibentuk karakternya dan jiwa kerelawananya lebih peka lagi sehingga mampu bersiapsiaga membantu mengatasi masalah/bencana yang mungkin terjadi di Bangka,” tukasnya.

Husnul Khotimah, salah satu relawan MRI Bangka juga menyampaikan rasa senangnya, karena bisa mengikuti kegiatan ini.

"Kami memang masih muda, masih bergantung sama orangtua, belum punya uang banyak. Tetapi  setidaknya dengan mengikuti aksi ini, kami mampu mengajak orang lain untuk ikut beramal dan menyisihkan sebagian hartanya atas nama kemanusiaan. Semoga kegiatan ini dapat membantu meringankan penderitaan para pengungsi Rohingya di Indonesia," imbuhnya. (BBR)


Penulis : Irwan Aulia/Ril

Editor   : Kasmir

Sumber : MRI Bangka