Pelaku 'Goyang Titik Nol' Ternyata Bukan Perempuan, Ini Pengakuan Ketiga Pelaku

Ahada
Pelaku 'Goyang Titik Nol' Ternyata Bukan Perempuan, Ini Pengakuan Ketiga Pelaku
Ketiga pelaku Goyang Titik Nol akhirnya diamankan Polres Kota Pangkalpinang, Rabu (20/1/2021). (ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Permintaan maaf akhirnya meluncur dari ketiga pelaku goyang Tik Tok yang dinilai tidak senonoh di depan Tugu Titik Nol Bangka.

Ketiga pelaku yang sebelumnya disangka sebagai perempuan atau cewek tersebut, ternyata laki-laki.

"Mohon maaf kami bukan perempuan atau cewek, tetapi Waria," ujar salah satu pelaku.

Ketiga pelaku yang terlihat di video Tik Tok "Goyang Titik Nol" dan satu rekan mereka yang merekam Video tersebut akhirnya berhasil diamankan Tim Cyber Crime Satreskrim Polres Pangkalpinang.

Para pelaku mengaku tidak bermaksud mempermalukan masyarakat Pangkalpinang, dengan perbuatan mereka yang bergoyang Tik Tok di Tugu Titik Nol Bangka. Video yang dibuat para pelaku ini sempat viral, karena diakhir video mempertontonkan hal yang tidak senonoh.

Sebagian masyarakat meminta para pelaku yang dinilai telah mempermalukan masyarakat Pangkalpinang dan menciderai makna icon Kota Pangkalpinang tersebut ditangkap dan dihukum sesuai peraturan yang berlaku.

"Kami mohon maaf kepada masyaakat Pangkalpinang. Kami tidak ada niat apapun untuk mempermalukan masyarakat Pangkalpinang," ujar mereka.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra menyebutkan, keempatnya berhasil diamankan di rumah salah satu pelaku, kemudian tim menggiring para pelaku ke Mapolres Pangkalpinang.

" Tiga pelaku merupakan pemeran dalam vidio tiktok, sedangkan satu orang yang merekam vidio melalui aplikasi Tiktok tersebut,"ujar Adi, Rabu (20/1/2021).

Kasat Reskrim menyebutkan, para pelaku saat ini dilakukan pemeriksaan, dalam perkara vidio viral yang meresahkan masyarakat Kota Pangkalpinang, guna diproses lebih lanjut.

"Kita proses sesuai UU ITE, namun semua nanti tergantung dengan kebijakan Eali Kota Pangkalpinang atas nama warga Kota Pangkalpinang karena kita tetap mengedepankan kearifan lokal," kata AKP Adi. (BBR)

laporan; gusti