Pelantikan Hakim Pengadilan Negeri Mentok Menerapkan Anjuran WHO

buditio
Pelantikan Hakim Pengadilan Negeri Mentok Menerapkan Anjuran WHO
Pelantikan hakim Pengadilan Negeri Mentok, 23/04/2020. (buditio)

MUNTOK, BABELREVIEW.CO.ID – Ketua Pengadilan Negeri Mentok mengambil sumpah jabatan dan melantik enam orang Hakim Pengadilan Negeri Mentok di Ruang Sidang Garuda Pengadilan Negeri Mentok, Kamis, 23/04/2020. Pengangkatan hakim di Pengadilan Mentok berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 540/DJU/SK/KP.04.5/3/2020 tentang Pengangkatan Hakim Pengadilan Negeri di Lingkungan Peradilan Umum.

Dalam kondisi darurat bencana wabah penyakit akibat virus Covid-19, acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan dilaksanakan dengan berpedoman pada standard pencegahan penyebaran Covid-19. Sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), para pejabat yang dilantik dan Rohaniawan serta petugas menggunakan masker dan sarung tangan, menerapkan jarak fisik atau physical distancing.

Hakim yang dilantik di Pengadilan Negeri Mentok adalah Risduanita Wita, S.H., Arindo, S.H., Alfiarin Seni Nuraini, S.H., Triana Angelica, S.H., Fitria Hady, S.H., dan Aldi Naradwipa Simamora, S.H.

Ketua Pengadilan Negeri Mentok Golom Silitonga, S.H., M.H., dalam sambutannya mengatakan atas nama pribadi dan Keluarga Besar Pengadilan Negeri Mentok mengucapkan selamat atas diambilnya sumpah jabatan enam orang hakim.

"Dengan dilantiknya Bapak Ibu sekalian, diharapkan dapat berperan mengambil bagian untuk membangun Pengadilan Negeri Mentok. Jumlah hakim yang sebelumnya empat orang (sudah termasuk KPN dan WKPN), sekarang menjadi sepuluh orang, patut kita bersyukur karena akan membantu penyelesaian beban kerja Pengadilan Negeri Mentok” kata KPN Mentok.

Selain itu KPN Mentok menjelaskan, disamping tupoksi sebagai hakim, juga mendapatkan peran dan tanggung jawab mewujudkan suatu Peradilan Modern sebagaimana yang diamanatkan Pimpinan MA, yaitu pelayanan peradilan berbasis Teknologi dan Informasi.

"Dalam pelayanan masyarakat, khususnya pencari keadilan, diharapkan jangan sampai menganggu independesi hakim sebagaimana dalam peraturan perundang-undangan, menjaga harkat dan martabat hakim, mempunyai kinerja dan integritas yang tinggi. Sebagai hakim yang telah menjalani pendidikan dan pembinaan dari Mahkamah Agung selama kurang lebih dua tahun, diharapkan bapak dan ibu dapat menginplementasikan hasilnya pada Pengadilan Negeri Mentok serta menciptakan dan melahirkan inovasi-inovasi, utamanya inovasi yang berbasis teknologi dan informasi guna mendukung dan memperlancar kinerja Pengadilan Negeri Mentok.’’ jelasnya.

"Semoga kita dapat berkerjasama dan bersinergi untuk membangun Pengadilan Negeri Mentok menjadi suatu Peradilan Modern yang berbasis teknologi dan informasi, untuk mewujudkan misi  Pengadilan Negeri Mentok sebagai peradilan yang agung.”tutup KPN Mentok.

Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilakukan dengan larangan mengajak keluarga, pihak-pihak lain sebagaimana biasanya dan kolega menghadiri acara untuk menghindari penyebaran Covid-19. Untuk keluarga, pihak-pihak lain dan kolega yang hendak menyaksikan acara pelantikan, Pengadilan Negeri Mentok menyiapkan fasilitas melalui aplikasi zoom meeting yang ID dan Paswoord sudah dibagikan sehari sebelumnya. (BBR)


 Penulis  : buditio

Editor     : Admin05

Sumber  : Babel Review