Pemdes Nibung Genjot Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat

Irwan
Pemdes Nibung Genjot Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat

PUDING BESAR, BABELREVIEW.CO.ID – Di masa pandemi Covid-19 pemerintah berupaya melakukan penanggulangan dengan biaya yang tidak sedikit. Anggaran penanggulangan penyebaran Covid-19 diambil dari dana APBN, APBD maupun APBDes. Seperti Desa Nibung yang terletak di Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka. Walaupun banyak anggaran APBDes yang terserap untuk penanggulangan penyebaran Covid-19, namun Pemdes Nibung tetap menjalankan program demi pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Pj Kepala Desa Nibung, Asia mengatakan, beberapa program pembangunan yang dilakukan Pemdes Nibung yakni rehabilitasi jalan, pembangunan siring dan pembukaan kebun desa. Saat ini pembangunan tersebut masih dalam proses perencanaan mengingat cuaca yang belum kondusif.

Untuk jalan, dikatakan Asia, sudah harus dilakukan rehabilitasi atau peremajaan mengingat jalan tersebut untuk kepentingan mobilisasi masyarakat. Sedangkan pembangunan siring dan plat deker

Programnya itu kalau pembangunan rehab jalan, bikin siring dan pembukaan kebun desa tapi itu belum trelaksana karena cuaca. Itu belum terlaksana sedang proses. Rehab jalan sepanjang 1 kilometer. Untuk siringnya saluran air dan platdeker. Kebun desa rencnanya 5 hektar lebih untuk perkebunan sawit karena di des aini prospek bagusnya sawit mudah dijual dan jangka panjangnya bagus. Kalau ubi itu untuk jangka pendek, kalau harga sawit sampai sekarang bagus. Sebelum ngasil pihak desa yang mengelola, tapi setelah panan nanti diserahkan ke BUMDes yang pengelola. Sekarang sudah dibuka 6 hektar lebih yang sudah ngasil 2 hektar sementara 4 hektar belum ngasil.

Mengingat ingin membuka peternakan juga tapi karena dana desa dipangkas untuk covid-19 maka ditunda, rencananya ingin membuka penggemukan sapi karena makannya di area perkarangan sawit masih banyak sudah itu bagus penjualannya. Kotorannya juga bisa kami oleh menjadi pupuk.

Selain itu kami juga ada program oengendalian stunting, dengan membuat wc umum, karena rumah warga itu harus punya kamar mandi sendiri. Tidak ada lagi buang air sembarangan. Penegahan stauntingnya pemberian vitamin dan nutrisi untuk balita atau anak-=anak saat menera posyandu, sosialisasi kepada ibu-ibu agar tidak stunting melalui kader-kader di desa. Ibu hamil itu nanti diperiksa kita beri susu dan kacang hijau. Pembangunan kamar mandi itu masih dua titik yang belum dikerjakan. Karena dikomplek perumahan TPA itu ada tiga rumah tidak ada kamar mandi, satu titik lagi di rumah warga yang tidak punya wc.

Rencananya untuk meningkatkan hasil pertanian rencananya masyarakat ingin kita alihkan ke sawit jadi kita ingin membuat pembibitan sawit yang unggul nanti yang mengelola ibu-ibu pkk, nanti sisa pembibitan mereka bisa dijual untuk pemberdayan masyarakatnya. Mereka yang mengelola bibit dan sebagian dijual nanti itu menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat.

Untuk sejauh ini di bukit rimpa disitu banyak perkebunan duren milik wrga, suatu saat kalau terpilih kades kita akan arahkan ke situ untuk agrowisata pertanian. Nanti kita arahkan warga menanam pohon buah dengan bibit yang berkualitas baik, durian, rambutan, jeruk, duku, dan lainnya. Karena selama ini didesa otomatis kita m=harus mengandalkan pertanian sambil meningkatkan ekonomi masyarakat.

BUMDes usahanya bidang perkebunan sawit, di bidang tenda dan kursi, gas LPG dan kelengkapan sembako di berkah mart, BRI Link juga. Dari usaha BUMDes sudah menghasilkan sekitar belasan juta yang sudah disetor ke PADes setiap tahunnya. Rencananya aka nada unit baru untuk membuka air minum isi ulang, spam mini juga akan diserahkan ke BUMDes pengelolaannya.

PJ kades sejak januari 21 januari 2020 karena PJ kades yang lama sudah berakhir masa tugasnya lalu masyarakat desa nibung mengajukan ke kecamatan dan pak camat menunjuk saya dan mendapat SK dari bupati karena kita ingin pemilihan serentak ada 23 desa di kabupaten bangka. Sebelumnya menjabat pembantu bendahara kecamatan puding besar. Saya aslinya di desa pudding besar.

Suka dukanya seorang pj kades ini lebih dekat dengan masyarakat tahu keluh kesah masyarakat bagaimana kalau dukanya itu seperti makan buah ada yang masam, pahit, busuk itu kita telan semua dengan bijaksana ada yang pro dan kontra. Kalau mengkritik kea rah yang baik kita terima kalau masukan yang jelek sekedar masukan bagi kit akita anggap motivasi untuk kita.

Harapannya agar kades berikutnya lebih mementingkan masyarakat dan membawa pembangunan desa nibung kea rah yang lebih baik, baik maju secara ekonomi, pembangunan lainnya agar nibung ini lebih menonjol dari desa-desa lainnya. (BBR)