Pemkab Bangka Tengah Serius Kelola Wisata

Admin
Pemkab Bangka Tengah Serius Kelola Wisata
FOTO :( FERLY ADITYA )

BANGKA TENGAH,BABEL REVIEW- Keindahan alam dan kekayaan adat istiadat di Bangka Belitung memang tak ada habis-habisnya, wajar jika pemerintah    Bangka Belitung amat gencar menggali  dan meningkatkan potensi-potensi wisata yang ada.

Dianugerahi keindahan alam yang luar biasa, Pemkab Bangka Tengah pun tak ingin menyia-nyiakannya begitu saja. Mulai dari peningkatan fasilitas, akses jalan dan meningkatkan kearifan lokal adat istiadat daerah menjadi prioritas Pemkab Bangka Tengah saat ini.

Tak heran beberapa lokasi wisata yang ada di Bangka Tengah telah menjadi ikon wisata Bangka Belitung, yang sangat instagramble di kalangan generasi milennial atau pun para wisatawan umumnya.

Sebut saja diantaranya Kolong Biru, Hutan Pelawan, Gurun pelawan dan Hutan Mangrove. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Tengah, Zainal mengatakan saat ini pihaknya terus berbebenah untuk meningkatkan fasilitas yang ada di setiap spot wisata agar elok dan nyaman untuk dikunjungi. "Saat ini kita terus berupaya meningkatkan fasilitas di setiap daerah wisata yang telah menjadi icon Bangka Tengah baik itu dari akses jalan, WC umum serta pengembangan sarana dan prasarana objek wisata itu sendiri," kata Zainal.

Untuk terus mempromosikan wisata tersebut, ia mengatakan pihaknya terus bergerak khususnya melalui media sosial karena salah satu cara yang diyakini paling efektif menginfokan daerah wisata era komunikasi saat ini yakni medsos.

"Berbagai cara terus kami lakukan untuk memperkenalkan wisata-wisata yang kami miliki termasuk membuat blog untuk setiap spot wisata dan melakukan promosi melalui media sosial seperti instagram dan lain-lain, agar para wisatawan dapat melihat dan tertarik untuk berkunjung," ujarnya. Sport Tourism Salah satu jenis wisata lain yang saat ini gencar dikembangkan oleh Pemkab Bangka Tengah adalah sport tourism.

Tak bisa disangkal, sport tourism memang jadi salah satu cara yang saat ini ramai digalakkan untuk mempromosikan pariwisata berbagai daerah Indonesia, tak ketinggalan juga Bangka Tengah. Bagaimana tidak ? Daya pikat sport tourism memang cukup besar untuk menarik wisatawan baik nusantara ataupun mancanegara.

Dikatakan Zainal, Sport Tourism memang satu cara yang yang paling efektif menggaet para wisatawan. Untuk itu Pemkab Bangka Tengah terus berupaya bagaimana caranya sport tourism dapat rutin dilaksanakan di Bangka Tengah.

 "Sport Tourism ini kegiatan olahraga, namun sangat berdampak terhadap parawisata karena tentu pecinta olahraga akan berbondongbondong menyaksikan perlombaan olahraga yang diadakan tersebut," ujarnya.

Saat ini Pemkab Bangka Tengah telah memiliki event sport tourism seperti seri panjat tebing yang diadakan di Pantai Terentang yang diikuti 23 provinsi di Indonesia. "Event ini memang sangat efektif karena nilai brandingnya tinggi. Apalagi jika bertaraf international baik media nasional dan internasional sebelum, sesaat, dan sesudah acara pasti akan gencar memberitakan dan ini yang perlu digalakkan," tambahnya.

Perda Pariwisata Keseriusan Pemkab Bangka Tengah dalam mengelola dan mengembangkan potensi wisata yang ada di daerahnya memang tidak main-main. Saat ini pemeringtah tengah berencana untuk membentuk peraturan daerah terkait dengan pariwisata daerah.

"Saat ini kita sedang menyusun dan mengembangkan semacam Perda wisata daerah, tentu nya untuk meningkatkan pariwisata yang ada agar dengan semakin meningkatnya pariwisata kita juga para wisatawan semakin betah berwisata disini," kata Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh.

Menurut Bupati, Bangka Tengah dianugrahi alam yang luar biasa dari Allah SWT jadi perlu dukembangkan dan ditingkatkan agar memberikan manfaat bagi semua lapisan masyarakat. "

Destinasi wisata di Bangka Tengah itu lain daripada yang lain dan unik. Kita punya anugerah dari Allah subhanahu wa ta'ala hutan pelawan dengan madu Pelawan dan jamur pelawanannya, kita juga punya gurun pelawan yang mana dapat digunakan sebagai track sepeda dan motor, selain itu kita juga punya hutan mangrove yang ada di Kurau dan wisata menghisap madu langsung di sarang lebah.

 Inilah yang membuat destinasi wisata kita berbeda dengan yang lain," jelasnya. Untuk mengembangkan itu semua, Ibnu berharap dukungan dari masyarakat untuk turut mempromosikan wisata-wisata yang sudah ada dan turut menjaganya. "Jadi kita memang harus memperbanyak publikasi ke seluruh penjuru baik itu nasional maupun internasional, nah ini penting sekali peran masyarakat juga untuk turut membantu mempromosikan," harapnya. Secara kebijakan, menurut Ibnu Saleh, tidak ada pembedaan antara jenis wisata yang satu dengan yang lain.

"Kita seimbang arah kebijakannya, karena untuk wisata kita akan mencakup keseluruhan baik itu wisata kuliner, alam seperti pantai dan wisata adat. Untuk kedepan kita akan mempercantik objek wisata yang telah kita miliki saat ini sehingga masyarakat bisa betah tinggal di Bangka Tengah," tambahnya. (BBR)


Penulis :Diko
Editor   :Sanjaya
Sumber :Babelreview