Pemkab dan Ormas Islam se-Bangka Tengah Sepakat Tiadakan Kegiatan Selama Ramadan, Berikut Keputusannya

faisal
Pemkab dan Ormas Islam se-Bangka Tengah Sepakat Tiadakan Kegiatan Selama Ramadan, Berikut Keputusannya
Ist

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah bersama Ormas Islam se-Kabupaten Bangka Tengah menyepakati untuk tidak menyelenggarakan segala bentuk kegiatan di Bulan Suci Ramadhan

Semua bentuk kegiatan syiar ramadhan yang biasa digelar selama ramadan disepakati tidak akan digelar berdasarkan rapat dan keputusan bersama Ormas Islam di Kabupaten Bangka Tengah pada Jumat (17/4/2020).

Surat keputusan bersama ormas Islam itu ditandatangani oleh Pemkab Bateng, Kemenag Bateng, MUI Bateng, Polres Bateng, PC NU Bateng, PD Muhammadiyah Bateng, LPTQ Bateng, DMI Bateng, IPHI Bateng, BKPRMI Bateng dan LDII Bateng

Ketua MUI Bateng, Ust. Faidzin menjelaskan, dengan mempertimbangkan kondisi saat ini dan ikut serta dalam menanggulangi wabah virus covid-19 yang sedang terjadi, maka diputuskan secara bersama segala bentuk kegiatan di bulan suci ramadhan ditiadakan.

"Dalam rangka ikhtiar bersama memutuskan rantai covid-19, kami sepakat untuk tidak melaksanakan kegiatan syiar ramadhan,"ujarnya kepada Babel Review, Minggu (19/4/2020)

Ia mengatakan keputusan tersebut disepakati berdasarkan fatwa MUI No. 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah selama situasi wabah covid, Surat Edaran Kemenag No 6 tahun 2020 tentang panduan pelaksanaan ramadhan daan idul fitri selama wabah covid serta himbauan dan maklumat pemerintah pusat.

"Kesepakan bersama terkait himbauan-himbauan ini akan mulai kami edarkan sebelum jumat depan, kami harapkan masyarakat bisa mematuhi guna ikhtiar bersama memutuskan mata rantai covid-19,"pungkasnya

Berikut beberapa kegiatan yang ditiadakan hasil keputisan bersama Pemkab dan ormas-ormas islam se-Bateng :

1. Melaksanakan ibadah puasa sesuai ketentuan fikih ibadah.
2. Solat Tarawih dilakulan secara individual atau berjamaah dirumah masing-masing.
3. Sahur dan buka puasa dilakukan individual dan keluarga. ini, tidak peu ada buka bersama dan sahur on the road.
4. Peringatan Nuzulul Quran dalam bentuk tabligh ditiadakan.
5. Tidak melakukam Itikaf.
6. Pelaksanaan salat idul fitri ditiadakan.
7. Silatirahmi dan halal bihalal saat idul fitri ditiadakan dan
bisa diganti melalui media sosial dan video call.
8. Tidak melakulan salat tarawih keliling, takbiran keliling dan pesantren kilat kecuali melalui media elektronik. 


Penulis  : Faisal

Editor    : Admin03

Sumber : Babel Review