Pemkot Bersama Kejari Pangkalpinang Razia Warnet

kasmirudin
Pemkot Bersama Kejari Pangkalpinang Razia Warnet
Sekda Kota Pangkalpinang bersama Kejaksaan Negeri Kota Pangkalpinang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan patroli dan razia di warung internet dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Rabu (22/4/2020). (Foto: Gusti Randa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Kejaksaan Negeri  Kota Pangkalpinang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan patroli dan razia di warung internet (warnet), dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Rabu (22/4/2020).

Sebanyak enam peserta siswa yang ditemukan sedang asik bermain game daring, di sebuah warnet yang ada di Kelurahan Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang.

"Hari ini kita masih menemukan warnet yang didalamnya ditemukan anak-anak yang bermain game. Total ada enam orang dan yang dua orang kabur," ujar Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam.

Radmida menuturkan, anak-anak yang didapati sedang bermain game daring tersebut tidak seharusnya berada di warnet, karena anak-anak rentan terpapar penyebaran Virus Covid-19 ini.

"Anak-anak ini kita panggil orang tuanya dan akan kita antar kembali ke orangtuanya, sembari kita beri arahan kepada orang tuanya untuk memberikan perhatian kepada anak-anaknya, agar jangan keluar rumah. Karena ini bukan tugas pihak sekolah lagi," tegasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Kota Pangkalpinang Rian Sumartha mengatakan, razia ini merupakan intruksi dari pusat agar turun ke lapangan mengecek langsung para peserta didik.

"Untuk itu kita berkoordinasi dengan Pemkot Pangkalpinang untuk turun langsung ke lapangan. Ternyata memang benar di warnet masih banyak anak-anak sekolah yang seharusnya berada di rumah, malah bermain di warnet. Ini nantinya akan kita laporkan ke pimpinan," bebernya. (BBR)


Penulis : Gusti Randa

Editor  :  Kasmir

Sumber : Babel Review